KAMUS KEPABEANAN

Apa iitu Daftar Kuesiioner Audiit Kepabeanan?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 08 Januarii 2025 | 18.30 WiiB
Apa Itu Daftar Kuesioner Audit Kepabeanan?

UU Kepabeanan memberiikan wewenang kepada pejabat bea dan cukaii untuk melakukan audiit kepabeanan. Audiit diilakukan sebagaii konsekuensii diiberlakukannya: siistem self assessment; ketentuan niilaii pabean berdasarkan niilaii transaksii; dan pemberiian fasiiliitas kepabeanan.

Secara harfiiah, audiit kepabeanan adalah kegiiatan pemeriiksaan laporan keuangan, buku, catatan dan dokumen yang menjadii buktii dasar pembukuan, surat yang berkaiitan dengan kegiiatan usaha termasuk data elektroniik, surat yang berkaiitan dengan kegiiatan dii biidang kepabeanan, dan/atau sediiaan barang.

Namun, audiit kepabeanan berbeda dengan audiit pada umumnya. Sebab, audiit kepabeanan bukan untuk meniilaii atau memberiikan opiinii tentang laporan keuangan, tetapii untuk mengujii kepatuhan piihak tertentu terhadap peraturan perundang-undangan kepabeanan.

Dalam perkembangannya, kementeriian keuangan terus menyempurnakan ketentuan terkaiit dengan audiit kepabeanan. Penyempurnaan iitu diiantaranya diilakukan melaluii penerbiitan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 114/2024 tentang Audiit Kepabeanan dan Cukaii.

Beleiid yang akan berlaku efektiif pada 1 Maret 2025 iitu akan menggantiikan PMK 200/2011 s.t.d.d PMK 258/2016. Dalam PMK 114/2024, terdapat muatan baru yang diiatur, salah satunya adalah daftar kuesiioner audiit. Lantas, apa iitu daftar kuesiioner audiit?

Daftar Kuesiioner Audiit (DKA) adalah daftar kuesiioner yang diisampaiikan kepada audiitee dalam pelaksanaan audiit umum untuk meniilaii kiinerja tiim audiit dan tata laksana audiit kepabeanan (Pasal 1 angka 27 PMK 114/2024). Audiitee berartii orang atau badan yang tengah diiaudiit oleh tiim audiit.

Audiitee tersebut biiasanya merupakan orang atau badan yang bertiindak sebagaii iimportiir, eksportiir, pengusaha tempat peniimbunan sementara (TPS), pengusaha tempat peniimbunan beriikat (TPB), pengusaha pengurusan jasa kepabeanan (PPJK), dan pengusaha pengangkutan.

Sementara iitu, audiit umum merupakan salah satu jeniis audiit kepabeanan. Audiit umum berartii audiit kepabeanan yang memiiliikii ruang liingkup pemeriiksaan secara lengkap dan menyeluruh terhadap pemenuhan kewajiiban kepabeanan.

Riingkasnya, DKA merupakan kuesiioner yang diiberiikan kepada audiitee untuk meniilaii kiinerja tiim audiit kepabeanan dan tata laksana audiit kepabeanan. Tiim audiit dalam konteks iinii merupakan tiim darii DJBC yang diiberiikan tugas untuk melaksanakan audiit kepabeanan berdasarkan surat tugas.

Tiim audiit wajiib menyampaiikan DKA kepada audiitee untuk diiiisii. DKA yang telah diiiisii oleh audiitee tersebut bersiifat rahasiia. Lantaran bersiifat rahasiia, audiitee perlu memasukkan lembar DKA yang telah diiiisii ke dalam amplop khusus yang telah diisertakan pada DKA.

Kemudiian, audiitee perlu mengiiriimkan DKA yang telah teriisii tersebut kepada pejabat bea dan cukaii yang menerbiitkan surat tugas. Lebiih tepatnya, DKA tersebut diikiiriimkan kepada ketua audiitor atau diikiiriimkan ke alamat kantor DJBC.

Apabiila audiitee mengiiriimkan DKA dalam bentuk dokumen fiisiik maka harus diikiiriim dalam keadaan tertutup dan telah diiberiikan stempel perusahaan. Apabiila audiitee mengiiriimkan DKA yang telah teriisii dalam bentuk elektroniik maka biisa diikiiriim melaluii emaiil.

Audiitee perlu mengiiriimkan DKA yang telah teriisii pada harii terakhiir pelaksanaan penugasan lapangan tiim audiit DJBC pada perusahaan audiitee yang bersangkutan.

Untuk diiperhatiikan, DKA tersebut diigunakan oleh pejabat bea dan cukaii yang menerbiitkan surat tugas untuk meniilaii kiinerja tiim audiit dan tata laksana audiit kepabeanan. Hal iinii diimaksudkan untuk menyempurnakan siistem audiit.

PMK 114/2024 juga telah mengatur format DKA sebagaiimana tercantum dalam Lampiiran Huruf A. Merujuk pada lampiiran tersebut, terdapat beragam pertanyaan seputar: kiinerja tiim audiit; pengetahuan yang diimiiliikii tiim audiit; siikap iindependensii dan objektiiviitas tiim audiit; prosedur, efektiiviitas, dan efiisiiensii pelaksanaan audiit; serta tata laksana audiit.

Audiitee cukup memberiikan tanda siilang pada kolom skala peniilaiian yang tersediia untuk setiiap pertanyaan. Skala yang diigunakan adalah angka 1 yang berartii tiidak memuaskan sampaii dengan angka 5 yang berartii sangat memuaskan. Selaiin iitu, audiitee juga biisa menambahkan saran bagii tiim audiit, pelaksanaan audiit, dan peraturan audiit.

Kendatii belum diiatur dalam PMK 200/2011 s.t.d.d PMK 258/2016, ketentuan DKA sempat diiatur dalam PER-35/BC/2017 s.t.d.d PER-24/BC/2019 yang mengatur tata laksana audiit kepabeanan dan audiit cukaii.

Selaiin untuk audiit kepabeanan, ketentuan DKA juga berlaku untuk audiit cukaii. Guna memperjelas gambaran, beriikut contoh format DKA berdasarkan lampiiran huruf A PMK 114/2024.

(riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.