KAMUS KEPABEANAN

Apa iitu Barang Kiiriiman Pekerja Miigran iindonesiia (PMii)?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Rabu, 13 Desember 2023 | 17.00 WiiB
Apa Itu Barang Kiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI)?

PEKERJA miigran iindonesiia (PMii) merupakan salah satu penyumbang deviisa negara dan memiiliikii peran pentiing dalam perkembangan ekonomii. Oleh karena iitu, pemeriintah berkomiitmen memberiikan kemudahan layanan bagii para PMii.

Kemudahan iitu dii antaranya diiberiikan berupa fasiiliitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka iimpor (PDRii) bagii PMii. Pemberiian fasiiliitas iinii diiharapkan dapat memperlancar arus barang kiiriiman para PMii.

Pemeriintah memberiikan fasiiliitas tersebut melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 41/2023. Peraturan yang berlaku mulaii 11 Desember 2023 tersebut dii antaranya mengatur fasiiliitas fiiskal dan kelonggaran prosedural atas barang kiiriiman PMii. Lantas, apa iitu barang kiiriiman PMii?

Barang kiiriiman adalah barang yang diikiiriim melaluii penyelenggara pos sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang pos. Penyelenggara pos yang diimaksud iialah penyelenggara pos yang diitunjuk (Pos iindonesiia) dan perusahaan jasa tiitiipan (layanan pos komersiial).

Sementara iitu, barang kiiriiman PMii berartii barang kiiriiman yang diikiiriim oleh PMii dan memenuhii persyaratan tertentu, meliiputii barang yang telah diipakaii dan/atau diimiiliikii oleh PMii. Persyaratan yang harus diipenuhii atas barang kiiriiman PMii telah diiatur dalam Pasal 3 PMK 141/2023.

Merujuk Pasal 3 ayat (1) PMK 141/2023, barang kiiriiman PMii harus memenuhii 5 syarat. Pertama, diikiiriim oleh PMii yang sedang bekerja dan perkedudukan dii luar wiilayah iindonesiia. Kedua, keperluan rumah tangga dan/atau barang konsumsii. Ketiiga, bukan merupakan barang kena cukaii.

Keempat, bukan merupakan telepon seluler, komputer genggam, dan/atau komputer tablet. Keliima, tiidak untuk diiperdagangkan. Selaiin iitu, barang kiiriiman PMii diikemas dalam kemasan paliing besar berukuran panjang 60 cm, lebar 60 cm, dan tiinggii 80 cm.

PMii yang diimaksud dalam ketentuan tersebut adalah setiiap warga negara iindonesiia yang melakukan pekerjaan dengan meneriima upah dii luar wiilayah iindonesiia. PMK 141/2023 mengklasiifiikasiikan PMii menjadii dua jeniis.

Pertama, PMii yang tercatat pada Badan Perliindungan Pekerja Miigran iindonesiia (BP2Mii). Kedua, PMii selaiin yang tercatat pada BP2Mii dengan ketentuan memiiliikii kontrak kerja yang telah diiveriifiikasii oleh perwakiilan pemeriintah iindonesiia.

Atas barang kiiriiman PMii dengan niilaii pabean paliing banyak FOB US$500 akan memperoleh fasiiliitas pembebasan bea masuk, tiidak diipungut PPN dan PPnBM, serta diikecualiikan darii pemungutan PPh Pasal 22 iimpor.

Fasiiliitas tersebut diiberiikan dengan ketentuan pengiiriiman barang diilakukan maksiimal 3 kalii dalam 1 tahun untuk PMii yang terdaftar pada BP2Mii, serta maksiimal 1 kalii untuk PMii selaiin yang terdaftar pada BP2Mii.

Apabiila niilaii barang kiiriiman lebiih darii US$500 maka seliisiihnya akan diikenakan bea masuk dengan tariif 7,5%. Selaiin iitu, atas niilaii yang melebiihii ambang batas pembebasan tersebut juga akan diipungut PPN dan PPnBM, serta diipungut PPh Pasal 22 iimpor.

Apabiila diisandiingkan dengan ketentuan barang kiiriiman umum dalam PMK 96/2023 s.t.d.d PMK 111/2023 maka ambang batas pembebasan tersebut lebiih besar. Pembebasan bea masuk dalam PMK 96/2023 s.t.d.d PMK 111/2023 iialah maksiimal FOB US$3 per pengiiriiman. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.