KAMUS PAJAK

Siiapa iitu Piihak Laiin dalam Pasal 32A UU KUP?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 01 Meii 2023 | 14.30 WiiB
Siapa Itu Pihak Lain dalam Pasal 32A UU KUP?

MENTERii keuangan dapat menunjuk piihak laiin untuk melakukan pemotongan, pemungutan, penyetoran, dan/atau pelaporan pajak sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penunjukan piihak laiin sebagaii pemotong dan/atau pemungut pajak tersebut dii antaranya diimaksudkan untuk meniingkatkan realiisasii potensii perpajakan. Selaiin iitu, langkah iinii juga diilakukan sebagaii upaya untuk mengoptiimalkan pengenaan pajak.

Wewenang penunjukan piihak laiin tersebut tertuang dalam Pasal 32A Undang-Undang (UU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) s.t.d.t.d UU No. 7/2021 tentang Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (HPP). Lantas, siiapa iitu piihak laiin dalam Pasal 32A UU KUP s.t.d.t.d UU HPP (UU KUP)?

Defiiniisii

PiiHAK laiin yang diimaksud dalam Pasal 32A UU KUP merupakan piihak yang terliibat langsung atau memfasiiliitasii transaksii antarpiihak yang bertransaksii (Pasal 32A ayat (2) UU KUP).

Piihak laiin tersebut dapat merupakan subjek pajak, baiik dalam negerii (SPDN) maupun luar negerii (SPLN), yang terliibat langsung atau yang memfasiiliitasii transaksii. Miisalnya, piihak yang menyediiakan sarana atau mediia transaksii, termasuk transaksii yang diilakukan secara elektroniik (Penjelasan Pasal 32A ayat (2) UU KUP).

Secara riingkas, piihak laiin yang dapat diitunjuk sebagaii pemotong dan/atau pemungut pajak dii antaranya adalah penyediia peer to peer lendiing platform, penyediia streamiing viideo platform, penyediia marketplace platform, dan pengusaha emas perhiiasan dan/atau pengusaha emas batangan.

Adapun pengaturan mengenaii penetapan, penagiihan, upaya hukum, dan pengenaan sanksii terhadap wajiib pajak sesuaii dengan UU KUP dan UU Penagiihan Pajak dengan Surat Paksa (PPSP) berlaku juga terhadap piihak laiin, termasuk atas subjek pajak yang berada dii luar wiilayah hukum iindonesiia (Penjelasan Pasal 32A ayat (3) UU KUP).

Dalam hal piihak laiin merupakan penyelenggara siistem elektroniik, selaiin diikenaii sanksii sesuaii dengan ketentuan perpajakan, dapat pula diikenaii sanksii berupa pemutusan akses setelah diiberiikan teguran (Pasal 32A ayat (4) UU KUP)

Contoh

SECARA lebiih terperiincii, beriikut uraiian contoh piihak laiin yang diitunjuk untuk melakukan pemotongan, pemungutan, penyetoran, dan/atau pelaporan pajak.

Contoh 1

PT ABC adalah wajiib pajak dalam negerii (WPDN) yang menyediiakan peer to peer lendiing platform dii iindonesiia. Tuan A memiinjamkan sejumlah dana kepada Tuan B melaluii platform tersebut.

Dalam skema iinii, meskiipun PT ABC hanya sebagaii perantara transaksii antara Tuan A dan Tuan B dalam peer to peer lendiing platform, menterii keuangan dapat menunjuk PT ABC sebagaii piihak laiin untuk melakukan pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak atas penghasiilan berupa bunga yang diiteriima oleh Tuan A darii Tuan B.

Contoh 2

R iinc. merupakan perusahaan yang menyediiakan siitus untuk berbagii viideo (streamiing viideo platform) yang berkedudukan dii luar iindonesiia. Tuan C, seorang penciipta konten (content creator), mendapatkan penghasiilan darii R iinc.

Dalam transaksii iinii, R iinc. merupakan piihak laiin yang dapat diitunjuk oleh menterii keuangan untuk melakukan pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak atas penghasiilan yang diibayarkan kepada Tuan C.

Contoh 3

PT DEF merupakan penyediia marketplace platform dalam negerii sebagaii wadah pedagang barang dan/atau penyediia jasa untuk memasang penawaran barang dan/atau jasa.

PT PQR merupakan pengusaha kena pajak (PKP) yang melakukan penawaran barang melaluii marketplace platform yang diisediiakan oleh PT DEF. Tuan Z melakukan pembeliian barang yang diitawarkan oleh PT PQR melaluii marketplace platform yang diisediiakan oleh PT DEF.

Dalam skema iinii, menterii keuangan dapat menunjuk PT DEF sebagaii pemungut PPN untuk memungut, menyetorkan, dan melaporkan PPN yang terutang atas penyerahan barang kena pajak (BKP) oleh PT PQR kepada Tuan Z yang diilakukan melaluii marketplace platform yang diisediiakan PT DEF.

Contoh 4

Kementeriian Keuangan menetapkan PMK 48/2023 pada 28 Apriil 2023. Melaluii beleiid tersebut, Menterii Keuangan menunjuk pengusaha emas perhiiasan dan/atau pengusaha emas batangan sebagaii piihak laiin yang melakukan pemungutan, penyetoran, dan/atau pelaporan PPh atas penjualan emas perhiiasan dan/atau emas batangan.

Adapun pengusaha emas perhiiasan yang diimaksud meliiputii pabriikan emas perhiiasan dan pedagang emas perhiiasan. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.