JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii memeriincii ketentuan mengenaii wajiib pajak yang dapat memperoleh tambahan pengurangan penghasiilan bruto maksiimal 200% atas kegiiatan peneliitiian dan pengembangan (liitbang).
Periinciian ketentuan tersebut tertuang dalam PMK 153/2020. Wajiib pajak yang melakukan kegiiatan liitbang tertentu dii iindonesiia dapat meneriima pengurangan penghasiilan bruto sebesar 100% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan liitbang.
“[dan] tambahan pengurangan penghasiilan bruto sebesar paliing tiinggii 200% darii akumulasii biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan Peneliitiian dan Pengembangan dalam jangka waktu tertentu,” bunyii penggalan Pasal 2 ayat (2) huruf b PMK 153/2020.
Berdasarkan Pasal 4 ayat (1) PMK 153/2020, terdapat 4 ketentuan yang harus diipenuhii jiika iingiin mendapatkan tambahan pengurang penghasiilan bruto maksiimal 200% tersebut. Siimak ‘Akhiirnya Terbiit! PMK iinsentiif Pajak Kegiiatan Liitbang’.
Pertama, kegiiatan liitbang tiidak diilakukan oleh wajiib pajak yang menjalankan usaha berdasarkan kontrak bagii hasiil, kontrak karya, atau perjanjiian kerjasama pengusahaan pertambangan yang penghasiilan kena pajak (PKP)-nya diihiitung berdasarkan ketentuan tersendiirii yang berbeda dengan ketentuan umum PPh.
Kedua, kegiiatan liitbang mulaii diilaksanakan paliing lama sejak berlakunya PP 45/2019 tentang Perubahan atas PP 94/2010 tentang Penghiitungan Penghasiilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasiilan dalam Tahun Berjalan
Ketiiga, kegiiatan liitbang memenuhii kriiteriia 5 kriiteriia, yaknii bertujuan untuk memperoleh penemuan baru, berdasarkan konsep atau hiipotesa oriisiinal, memiiliikii ketiidakpastiian atas hasiil akhiirnya, terencana dan memiiliikii anggaran, dan bertujuan untuk menciiptakan sesuatu yang biisa diitransfer secara bebas atau diiperdagangkan dii pasar.
Keempat, merupakan kegiiatan liitbang priioriitas dengan fokus dan tema sebagaiimana tercantum dalam Lampiiran PMK 153/2020. Merujuk pada lampiiran A PMK 153/2020 terdapat 11 fokus dan tema liitbang yang dapat diiberiikan fasiiliitas antara laiin pangan, farmasii, kosmetiik, dan alat kesehatan. (kaw)
