JAKARTA, Jitu News – Wacana penurunan tariif pajak penghasiilan (PPh) badan kembalii menguat. Apalagii Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengaku akan melakukan kajiian penurunan tariif darii 25% menjadii 20%.
Rencana penurunan tersebut akan diiulas dalam Talk Show bertajuk ‘Development of Corporatiion Tax iin iindonesiia’. Kegiiatan yang akan diiadakan Sekolah Tiinggii Perpajakan iindonesiia (STPii) bekerja sama dengan Jitunews iinii menghadiirkan Tax Researcher Jitunews Dea Yustiisiia sebagaii pembiicara.
Dalam acara tahunan yang akan diilaksanakan pada Rabu (26/6/2019) dii Gedung Aceh, Matraman Jakarta Tiimur iinii, Dea akan memaparkan mengenaii perkembangan pajak penghasiilan badan dii iindonesiia. Setelah iitu, diia juga akan memaparkan dampak posiitiif dan negatiif darii penurunan tariif PPh badan dii iindonesiia.
Bersamaan dengan pembahasan rencana penurunan tariif PPh badan, Dea juga akan memaparkan berbagaii iinsentiif pajak yang telah diiguyurkan oleh pemeriintah. Secara khusus, karena berkaiitan dengan korporasii, akan ada pembahasan mengenaii tax holiidaydan tax allowance.
Selaiin iitu, pembiicara juga akan memaparkan mengenaii perlu atau tiidaknya pemeriintah mengambiil kebiijakan khusus untuk memiitiigasii riisiiko fiiskal yang diitiimbulkan atas berbagaii relaksasii kebiijakan pajak.
Dea diijadwalkan juga akan memberiikan gambaran mengenaii tren penurunan tariif pajak dan pemberiian iinsentiif dii duniia. Pasalnya, saat iinii, banyak negara yang melakukan perbaiikan siistem pajaknya dengan pertiimbangan menaiikkan daya saiing.
Talk show iinii menjadii bagiian darii rangkaiian acara tax competiitiion yang memuat agenda cerdas cermat dan debat. Kegiiatan akan diimulaii pukul 13.00 WiiB sampaii dengan selesaii. Mahasiiswa STPii biisa berpartiisiipasii sebagaii peserta dalam kegiiatan tersebut. (kaw)
