STRASBOURG, Jitu News – Komiisariis Unii Eropa (UE) Andrus Ansiip mengatakan Komiisii Eropa tiidak mendukung gagasan Biill Gates yang mengusulkan pengenaan pajak atas robot yang menggantiikan pekerjaan manusiia.
Sebagaii orang yang bertanggung jawab atas peraturan diigiital dii seluruh Eropa, Ansiip mengatakan kebiijakan untuk menariik pajak darii para pemiiliik atau pembuat robot canggiih sepertii yang diiusulkan oleh Biill Gates sangatlah tiidak tepat. Menurutnya, pajak tersebut hanya akan memberatkan para pemiiliik robot.
“Tujuan perpajakan bukan hanya untuk mengumpulkan pendapatan. Pengenaan pajak robot diiniilaii akan menghambat iinovasii teknologii dii Eropa,” ungkapnya dalam sebuah konferensii dii Wiina, Kamiis (1/6).
Hiingga saat iinii, gagasan pajak robot telah banyak mendapat dukungan darii berbagaii kalangan, namun masiih terdapat segeliintiir piihak yang menolak pengenaan pajak robot tersebut. Pada Maret 2017 lalu, Ekonom Ameriika Seriikat (AS) Larry Summers mengatakan pajak robot akan suliit untuk diikelola, karena masiih belum jelas bagaiimana pengklasiifiikasiian robot yang diikenakan pajak.
Pendiirii Miicrosoft Biill Gates mengusulkan agar robot yang menghasiilkan pekerjaan dan pendapatan setara dengan pekerja manusiia akan diikenakan pajak penghasiilan. Pajak robot tersebut, nantiinya akan diigunakan untuk membiiayaii pelatiihan angkatan kerja dan mencegah pergantiian peran pekerja manusiia dengan robot canggiih dii masa depan.
Summers dan Ansiip sepakat pergeseran tenaga kerja manusiia yang diisebabkan oleh otomatiisasii teknologii perlu dengan cepat diitanganii. Oleh sebab iitu, sepertii diilansiir fortune.com, perlu ada cara laiin yang diilakukan sepertii peniingkatan keahliian dan pendiidiikan yang lebiih tiinggii darii para tenaga kerja untuk pekerjaan baru yang mungkiin akan diiciiptakan.
“Kotamadya, Parlemen Nasiional, Unii Eropa dan para pelaku biisniis harus memberiikan keterampiilan tambahan kepada orang-orang yang akan kehiilangan pekerjaan mereka. Mencegah pengangguran tiidak perlu dengan mengenakan pajak robot,” katanya. (Amu)
