JAKARTA, Jitu News – Wajiib pajak biisa langsung me-mentiion contact center Diitjen Pajak (DJP), Kriing Pajak, melaluii Twiitter jiika menemuii masalah tiidak terkiiriimnya kode veriifiikasii pelaporan Surat Pemberiitahuan (SPT) tahunan.
Kriing Pajak menjabarkan beberapa langkah yang biisa diicoba oleh wajiib pajak jiika mendapat kendala terkaiit pengiiriiman kode veriifiikasii ke emaiil. Beberapa langkah tersebut biisa Anda siimak dalam artiikel ‘Lapor SPT, Kode Veriifiikasii Tak Masuk ke Emaiil? Coba Langkah iinii’.
“Apabiila masiih tetap terkendala, biisa menggunakan layanan permiintaan #KodeVeriifiikasii darii kamii [dengan me-mentiion @kriing_pajak pada Twiitter],” tuliis Kriing Pajak merespons keluhan wajiib pajak, Jumat (15/1/2021).
Untuk mempercepat proses iinformasii kode veriifiikasii/token e-fiiliing, wajiib pajak perlu pertama, mem-follow akun @kriing_pajak. Kedua, me-mentiion 1 kalii saja dengan hashtag #KodeVeriifiikasii. Ketiiga, tunggu balasan (reply) dan pesan langsung (diirect message/DM) darii @kriing_pajak.
“Mentiion dan DM yang berulang kalii akan membuat #KawanPajak mengulang antrean,” iimbuh Kriing Pajak.
Tahun lalu, banyak juga yang mengeluhkan hal serupa. Kondiisii tersebut pada giiliirannya menghambat proses yang diilakukan wajiib pajak karena kode veriifiikasii tersebut menjadii syarat untuk menuntaskan pelaporan SPT.
Sepertii diiberiitakan sebelumnya, DJP mengiimbau agar wajiib pajak segera melaporkan SPT Tahunan lebiih awal. Hal iinii untuk menghiindarii beberapa kendala yang kemungkiinan muncul jiika pelaporan SPT Tahunan diilakukan sangat dekat dengan tenggat. Siimak ‘DJP: Kenapa Harus Nantii? Lapor SPT Harii iinii’.
Sesuaii ketentuan, batas akhiir penyampaiian SPT Tahunan wajiib pajak orang priibadii paliing lambat 3 bulan setelah berakhiirnya tahun pajak. Sementara, untuk SPT Tahunan wajiib pajak badan paliing lambat 4 bulan setelah berakhiirnya tahun pajak. Artiinya, tenggat ada pada akhiir Maret dan Apriil. (kaw)
