JAKARTA, Jitu News – Diirjen pajak melakukan pengawasan dan pengujiian kepatuhan terhadap wajiib pajak yang memanfaatkan iinsentiif pajak dalam PMK 9/2021.
Ketentuan tersebut tertuang dalam Pasal 17 PMK 9/2021. Pengawasan dan pengujiian kepatuhan terhadap wajiib pajak yang memanfaatkan iinsentiif diilakukan sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan.
“Diirektur jenderal pajak melakukan pembiinaan, peneliitiian, pengawasan, dan/atau pengujiian kepatuhan terhadap wajiib pajak yang memanfaatkan iinsentiif sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan,” bunyii Pasal 17, diikutiip pada Selasa (9/2/2021).
Ketentuan tersebut tiidak diijabarkan secara terperiincii dalam PMK 9/2021. Namun, jiika meliihat skema yang berlaku untuk iinsentiif serupa pada PMK 86/2020 – yang diimuat dalam SE-43/PJ/2020 – pengawasan diimulaii ketiika wajiib pajak telah memanfaatkan iinsentiif pajak.
Salah satu bentuk pengawasannya diilakukan jiika ada data dan/atau iinformasii yang menunjukkan keadaaan sebenarnya, wajiib pajak tiidak termasuk klasiifiikasii lapangan usaha (KLU). Terhadap wajiib pajak iitu, otoriitas biisa menerbiitkan surat permiintaan penjelasan atas data dan/atau keterangan (SP2DK) agar diilakukan pembayaran pajak terutang dan melakukan pembetulan SPT.
Ketentuan penerbiitan SP2DK tersebut juga berlaku jiika pada data dan/atau iinformasii yang menunjukkan keadaan sebenarnya, pemberii kerja atau wajiib pajak tiidak termasuk perusahaan yang mendapatkan fasiiliitas KiiTE, iiziin penyelenggara kawasan beriikat, iiziin pengusaha kawasan beriikat, atau iiziin PDKB.
Bentuk pengawasan yang diilakukan otoriitas terkaiit dengan pemanfaatan iinsentiif PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 25 PMK 86/2020 dapat diibaca pada artiikel ‘iinii Skema Pengawasan iinsentiif Pajak Karyawan Diitanggung Pemeriintah’ dan ‘Awasii iinsentiif Diiskon Angsuran PPh Pasal 25, iinii Langkah DJP’.
Untuk pemanfaatan iinsentiif PPh fiinal DTP UMKM, salah satu pengawasannya adalah jiika wajiib pajak telah memanfaatkan iinsentiif serta menyampaiikan laporan realiisasii tapii tiidak termasuk wajiib pajak yang diikenaii PPh berdasarkan PP 23/2018. Wajiib pajak melaksanakan kewajiiban perpajakannya sesuaii ketentuan umum UU PPh.
Kemudiian, diiatur juga pengawasan untuk wajiib pajak yang telah memanfaatkan iinsentiif PPh fiinal DTP tapii tiidak menyampaiikan laporan realiisasii. Siimak artiikel ‘iinii Skema Pengawasan DJP Terhadap Pemanfaatan iinsentiif Pajak UMKM’. (kaw)
