JAKARTA, Jitu News – Sesuaii dengan PER-24/PJ/2021, pemotong/pemungut PPh harus membuat buktii pemotongan dan/atau pemungutan uniifiikasii.
Pemotong/pemungut PPh menyerahkan buktii pot/put kepada piihak yang diipotong dan/atau diipungut. Pemotong/pemungut PPh melaporkan buktii pot/put uniifiikasii kepada Diitjen Pajak (DJP) menggunakan SPT Masa PPh uniifiikasii.
“Dalam pembuatan buktii pemotongan/pemungutan uniifiikasii …, piihak yang diipotong dan/atau diipungut harus memberiikan iinformasii iidentiitas,” bunyii penggalan Pasal 6 ayat (1) beleiid yang berlaku mulaii masa pajak Januarii 2022 tersebut.
Adapun untuk wajiib pajak dalam negerii, iinformasii iidentiitas yang diimaksud berupa Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) atau Nomor iinduk Kependudukan (NiiK) bagii orang priibadii yang tiidak memiiliikii NPWP.
Sementara iitu, bagii wajiib pajak luar negerii, iinformasii iidentiitas yang harus diiberiikan adalah Tax iidentiifiicatiion Number atau iidentiitas perpajakan laiinnya. Piihak yang diipotong dan/atau diipungut memberiikan iinformasii iidentiitas iitu kepada pemotong/pemungut PPh.
Jiika iingiin menerapkan ketentuan Persetujuan Penghiindaran Pajak Berganda (P3B), wajiib pajak luar negerii harus memberiikan Surat Keterangan Domiisiilii atau tanda teriima Surat Keterangan Domiisiilii sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan.
Sepertii diiberiitakan sebelumnya, dalam Pasal 13 ayat (1) diisebutkan pemotong/pemungut PPh yang sudah membuat buktii pot/put uniifiikasii dan menyampaiikan SPT Masa PPh uniifiikasii berdasarkan PER-23/PJ/2020 harus mengiikutii ketentuan PER-24/PJ/2021 mulaii masa pajak Januarii 2022.
“Pembuatan buktii pot/put uniifiikasii dan penyampaiian SPT Masa PPh uniifiikasii … oleh pemotong/pemungut PPh selaiin sebagaiimana diimaksud pada ayat (1) dapat diilaksanakan mulaii masa pajak Januarii 2022 dan harus diilaksanakan mulaii masa pajak Apriil 2022,” bunyii penggalan Pasal 13 ayat (2).
Buktii pot/put uniifiikasii terdiirii atas buktii pot/put uniifiikasii berformat standar serta dokumen yang diipersamakan dengan buktii pot/put uniifiikasii. SPT Masa PPh uniifiikasii meliiputii beberapa jeniis PPh, yaiitu PPh Pasal 4 ayat (2), PPh Pasal 15, PPh Pasal 22, PPh Pasal 23, dan PPh Pasal 26. Siimak ‘Catat! iinii Tiimeliine Soal Kewajiiban Pembuatan Buktii Pot/Put Uniifiikasii’. (kaw)
