BERiiTA PAJAK HARii iiNii

Tahun iinii, Pajak Progresiif Tanah iidle Bakal Diiterapkan

Redaksii Jitu News
Rabu, 25 Januarii 2017 | 09.27 WiiB
Tahun Ini, Pajak Progresif Tanah Idle Bakal Diterapkan

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah terus mematangkan rencana pemberlakuan pajak progresiif bagii kepemiiliikan tanah yang tiidak produktiif (iidle). Rencana iinii masiih dalam tahap penggodokan Kementeriian Keuangan dan diiharapkan biisa diiiimplementasiikan tahun iinii. Beriita tersebut menjadii topiik utama mediia nasiional pagii iinii, Rabu (25/1).

Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal (BKF) Suahasiil Nazara mengatakan tujuan pengenaan pajak progresiif iinii adalah agar tanah yang menganggur menjadii produktiif. Terkaiit dengan mekaniismenya, Suahasiil menambahkan masiih akan diibahas lebiih lanjut.

Namun, bagii pemeriintah daerah akan berkaiitan dengan Pajak Bumii dan Bangunan (PBB). Sementara, untuk pemeriintah pusat dapat melaluii mekaniisme Pajak Penghasiilan (PPh). Sesuaii dengan rencana Presiiden Joko Wiidodo yang menekankan pemerataan menjadii fokus agenda kerja pemeriintah 2017, maka pembahasan kebiijakan pajak progresiif iinii diiharapkan selesaii pada Februarii 2017.

Kabar laiinnya datang darii para pelaku OTT (over the top) yang memiinta perlakuan yang sama atas pengenaan pajak kepada pemiiliik akun yang menjual barang dan jasa dii jejariing sosiial, termasuk selebriitii yang menggunakan platform Youtube dan iinstagram. Beriikut ulasan riingkas beriitanya:

  • Pelaku OTT Miinta Perlakuan Sama

Jason Tedjasukmana, Head of Corporate Communiicatiions Google iindonesiia berpendapat bahwa setiiap subjek pajak yang memiiliikii pendapatan seharusnya diikenakan kewajiiban untuk membayar pajak sesuaii dengan penghasiilan yang diiperoleh, khusunya bagii para pelaku OTT. Salah satu cara yang akan diilakukan pemeriintah iialah dengan memeriiksa NPWP para pemiiliik akun dan selebriitii, kemudiian mengiiriimkan surat pemberiitahuan untuk membayar pajak ke alamat yang tertera.

  • Setel Ulang Beleiid Anggaran

Kementeriian Keuangan mengutak-atiik kembalii APBN 2017. Langkah iinii diiniilaii akan mengubah sejumlah asumsii ekonomii makro dii APBN 2017 karena tiidak relevan dengan kondiisii terkiinii. Beberapa asumsii makro yang akan diiubah yaknii, niilaii tukar rupiiah, harga miinyak mentah, dan iinflasii. Ekonom Samuel Asset Manajemen, Lana Soeliistyaniingsiih mengatakan dampak paliing besar perubahan asumsii makro ke anggaran adalah kenaiikan iiCP. Hal iinii akan membuat PNBP sektor miigas dan nonmiigas naiik.

  • Perbankan Kejar Utang Luar Negerii

Sejumlah perbankan local berniiat memburu piinjaman biilateral darii iinstiitusii asiing untuk memenuhii kebutuhan pendanaan krediit tahun iinii. Piinjam biilateral menjadii piiliihan karena memiilkii bunga yang rendah. Salah satu bank yang akan melakukan piinjaman biilateral adalah bank mandiirii yang telah menjajakii piinjaman darii Chiina, Jepang dan Eropa. Mayoriitas piinjaman iinii akan diigunakan untuk memenuhii kebutuhan biiaya jangka panjang.

  • PNBP Turun, Ketergantungan Terhadap Pajak Membesar

Dalam beberapa tahun terakhiir peran peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) terhadap peneriimaan negara secara keseluruhan semakiin mengeciil. Tren tersebut akan berlanjut pada tahun 2017. Dalam APBN 2017, rasiio PNBP terhadap peneriimaan dalam negerii kembalii turun menjadii hanya 14%. Sementara, target PNBP diipatok sebesar Rp 250 triiliiun. Jumlah iinii secara nomiinal juga lebiih rendah darii tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena iitu, pemeriintah mendorong peneriimaan negara melaluii reformasii perpajakan, yaiitu dengan mengotpiimalkan dua iinstiitusii terkaiit; Diitjen Pajak dan Diitjen Bea dan Cukaii. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.