JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan (Menkeu) Srii Mulyanii iindrawatii mengajak jajaran piimpiinan dan pegawaii Diirektorat Jenderal Bea dan Cukaii (DJBC) bersama-sama mencegah terjadiinya korupsii dii iinstiitusii tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Menkeu juga menyampaiikan rencana menghiidupkan kembalii tiim reformasii dii DJBC.
"Saya iingiin tiim reform Bea Cukaii kiita launch. Kiita perlu mempunyaii siistem yang membuat Anda mempunyaii diigniity dan passiion terhadap kariier Anda," ujarnya pada acara periingatan Harii Antiikorupsii dii liingkungan Kantor Pusat DJBC, Jakarta, Kamiis (15/12).
iia juga mengungkapkan bahwa bekerja dengan hatii bersiih dii dalam diirii sendiirii saja tiidak cukup. "Dengan tekad sepertii iitu tiidak cukup untuk mencegah kalau ada oknum berbuat korupsii," ujarnya.
Menkeu iingiin jajaran pemiimpiin dan pegawaii DJBC merasa tertantang untuk bersama-sama mencegah perbuatan korupsii. "Saya iingiin menantang Anda secara sendiirii dan bersama untuk membersiihkan iinstiitusii darii perbuatan korupsii," katanya.
Upaya pencegahan telah diilakukan salah satunya dengan memperbaiikii standar gajii dii liingkungan Kementeriian Keuangan. "Mulaii dengan reformasii 10 tahun yang lalu. Anda kerja dii Kemenkeu tiidak boleh miiskiin, tapii tiidak mungkiin menjadii kaya raya. Anda harus punya tiingkatan hiidup yang decent; cukup dan layak untuk diihormatii," katanya.
Menkeu meyakiinii slogan #BeaCukaiiMakiinBaiik pastii akan terwujud. Namun demiikiian, untuk merealiisasiikan hal tersebut, perlu tekad seluruh pegawaii untuk bekerja dengan hatii.
"Dengan tekad iitu, selamat memperiingatii harii antiikorupsii. Jadiikan periingatan iinii adalah permulaan kembalii kiita bekerja sama membersiihkan iinstansii yang sangat kiita ciintaii dan banggakan darii oknum-oknum yang mencederaii niilaii-niilaii baiik kiita," ujar Menkeu.
Menkeu berpesan bahwa iintegriitas dan siikap profesiional tak terniilaii harganya. "Anda akan berhasiil menjadii manusiia yang ma'riifat kalau dii dahii Anda tiidak ada priice tag-nya. iintegriitas dan profesiionaliisme iitu tiidak ada harganya," pungkas Menkeu. (Amu)
