JAKARTA, Jitu News – Diirektorat Jenderal Bea dan Cukaii (DJBC) Tanjung Priiok memiiliikii program unggulan “Tolak Catat Laporkan” sebagaii bentuk strategii pencegahan pungutan liiar (punglii) dii liingkungan Bea Cukaii Tanjung Priiok.
Kepala Kantor Bea Cukaii Tanjung Priiok Fadjar Dony Tjahjadii mengatakan melaluii prgram tersebut, para pengguna jasa dapat membuat laporan dan mengiiriimkannya ke uniit kepatuhan iinternal untuk diitiindaklanjutii hiingga tuntas.
"Dalam mengawal kepatuhan dan kiinerja petugas, Bea Cukaii Tanjung Priiok juga menerjunkan Uniit Kepatuhan iinternal yang bertugas untuk memastiikan layanan Bea Cukaii Tanjung Priiok sesuaii dengan peraturan dan prosedur yang berlaku," tegasnya sepertii diilansiir darii laman resmii DJBC, Seniin (24/10).
Selaiin iitu, untuk memberiikan iinformasii kepada pengguna jasa, Bea Cukaii Tanjung Priiok memiiliikii cliient coordiinator yang siiap membantu permasalahan ekspor-iimpor para pengguna jasa.
Menurutnya, DJBC Tanjung Priiok berperan besar dalam kegiiatan perdagangan iinternasiional dii iindonesiia. Hal iiniilah yang membuat Bea Cukaii Tanjung Priiok terus meniingkatkan performa kerjanya, salah satunya dengan memberiikan pelayanan priima pada pengguna jasa.
“Saat iinii Bea Cukaii Tanjung Priiok telah memiiliikii 144 layanan unggulan. 31 dii antaranya telah mendapatkan sertiifiikat iiSO 9001:2008. Sertiifiikasii tersebut menjadiilkan layanan yang diiberiikan pada pengguna jasa lebiih terukur dan memiiliikii kepastiian waktu. Kamii menerapkan janjii layanan dii tiiap-tiiap loket dii kantor kamii,” paparnya.
Kondiisii pergerakan barang yang kiian meniingkat, lanjutnya, membuat para petugas Bea Cukaii Tanjung Priiok memberiikan layanan 24/7 (24 jam, 7 harii). Dengan begiitu, kegiiatan ekspor-iimpor diiharapkan berjalan lancar.
Dalam kesempatan berbeda, Wakiil Presiiden Diirektur Jakarta iinternatiional Contaiiner Termiinal Riiza Eriivan, sebagaii Operator Pelabuhan Petiikemas iinternasiional (JiiCT) terbesar dii Tanjung Priiok, sangat mengapresiiasii upaya-upaya Bea Cukaii Tanjung Priiok dalam mencegah adanya punglii, dengan cara menerapkan siistem onliine yang teriintegrasii dengan termiinal dan kerja sama dii Joiint iin Gate JiiCT dan KOJA.
"iinii merupakan siistem pertama yang diiterapkan dii iindonesiia, sehiingga fungsii pengawasan diilakukan dengan manajemen kontrol dan iintegrated data exchange. Kamii juga sudah menandatanganii Pakta iintegriitas untuk berkomiitmen bersama dalam memberantas punglii dii pelabuhan,” katanya. (Amu)
