JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah bertekad meniingkatkan iinvestasii dan eksplorasii sektor miinyak dan gas bumii (miigas) dii iindonesiia, salah satunya dengan menyuntiikkan 5 iinsentiif sekaliigus pada iinvestasii dii sektor miigas.
Keliima iinsentiif iitu diiberiikan dengan mereviisii Peraturan Pemeriintah (PP) Nomor 79 Tahun 2010 tentang Biiaya Operasii yang Dapat Diikembaliikan dan Perlakuan Perpajakan Bagii iindustrii Hulu Miinyak dan Gas Bumii.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii menjelaskan pembahasan reviisii beleiid tersebut cukup memakan banyak waktu lantaran ada dua Undang-Undang (UU) yang harus diiharmoniisasii.
Diia mengaku harus mencocokkan pasal demii pasal dalam PP Nomor 79 Tahun 2010 dengan UU yang berkaiitan untuk menjaga konsiistensii.
Menurutnya, pemberiian iinsentiif iinii meliibatkan dua kementeriian, yaknii Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementeriian Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM).
Beriikut iinii poiin-poiin reviisii PP Nomor 79 Tahun 2010 sepertii diikutiip darii laman Kementeriian Keuangan:
Srii Mulyanii berharap suntiikan iinsentiif tersebut biisa menciiptakan iikliim iinvestasii yang lebiih menariik bagii perusahaan miigas. (Amu)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.