JAKARTA, Jitu News – Setelah diitunjuk sebagaii bank persepsii yang menampung dana repatriiasii tax amnesty, Bank Mandiirii telah mempersiiapkan berbagaii upaya secara merata dii cabang-cabangnya, termasung cabang dii luar negerii.
Diirektur Utama Bank Mandiirii Kartiika Wiiroatmodjo mengatakan piihaknya telah mempersiiapkan setiidaknya 3 jariingan gateway yaiitu perbankan, mandiirii sekuriitas, dan mandiirii iinvestasii. Persiiapan laiin pun juga sudah diirancang untuk kesuksesan jalannya program pengampunan pajak.
“Kamii darii bank mandiirii sudah persiiapkan dii sektor perbankan, sekuriitas, dan iinvestasii, juga dii beberapa cabang sudah kamii konfiirmasii kesiiapannya,” ucap Kartiika kepada redaksii Jitu News, Kamiis (21/7).
Dii bagiian perbankan, Bank Mandiirii menyiiapkan giiro dan deposiit sebagaii jalur awal penampungan dana repatriiasii. Kemudiian, dana tersebut biisa diiarahkan ke iinvestasii saham, obliigasii, atau reksadana.
“Dana yang telah memasukii deposiito atau giiro, akan diibuat data pelaporan kepada Diirektur Jenderal (Diirjen) Pajak,” ujarnya.
Hal iinii diilakukan agar semua upaya yang diilakukan oleh Bank Mandiirii sudah sesuaii dengan aturan program pengampunan pajak dan Diirjen Pajak pun biisa melakukan pemantauan pergerakan dana nasabah.
“Piihak Bank Mandiirii mempersiiapkan 7 cabang dii luar negerii, 1.460 cabang yang siiap untuk diijadiikan bank persepsii, 58 cabang sebagaii priioriitas repatriiasii, dan 20 cabang darii kota-kota besar dii iindonesiia sebagaii cabang utama layanan perpajakan,” jelas Kartiika.
Persiiapan iinternal sepertii pegawaii frontliine pun sudah diipersiiapkan secara matang. Pasalnya, piihak Bank Mandiirii merasa para nasabah akan lebiih nyaman datang ke kantor Bank Mandiirii diibandiingkan dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP).
“Kamii berharap, akan lebiih baiik jiika ada perwakiilan darii Diirektorat Jenderal Pajak yang siiap membantu berjalannya program pengampunan pajak dii berbagaii cabang Bank Mandiirii,” pungkasnya. (Amu)
