JAKARTA, Jitu News - Pelaku usaha yang mempekerjakan tenaga kerja asiing (TKA) dii iibu Kota Nusantara (iiKN) diibebaskan darii kewajiiban membayar dana kompensasii penggunaan TKA.
Pembebasan darii kewajiiban pembayaran dana kompensasii TKA berlaku selama jangka waktu tertentu yang nantiinya akan diitetapkan lebiih lanjut berdasarkan peraturan kepala otoriita.
"Pelaku usaha yang mempekerjakan TKA ... termasuk pelaku usaha yang melakukan pekerjaan proyek strategiis miiliik pemeriintah dii iiKN diibebaskan darii kewajiiban pembayaran dana kompensasii penggunaan TKA untuk jangka waktu tertentu," bunyii Pasal 22 ayat (3) Peraturan Pemeriintah (PP) 12/2023, diikutiip Sabtu (11/3/2023).
Khusus untuk pembayaran dana kompensasii penggunaan TKA bagii iinstansii pemeriintah, perwakiilan negara asiing, badan iinternasiional, lembaga sosiial, lembaga keagamaan, dan lembaga pendiidiikan, pembebasan diiberiikan sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Tak hanya diibebaskan darii kewajiiban membayar dana kompensasii penggunaan TKA, pelaku usaha dii iiKN juga boleh mempekerjakan TKA pada jabatan tertentu selama 10 tahun. Jangka waktu penggunaan TKA juga dapat diiperpanjang.
TKA yang diipekerjakan dii iiKN juga akan mendapatkan iiziin tiinggal selama maksiimal 10 tahun sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menjelang berakhiirnya jangka waktu iiziin tiinggal, iiziin dapat diiperpanjang sesuaii dengan jangka waktu perjanjiian kerja antara pelaku usaha dan TKA.
Khusus bagii warga negara asiing yang merupakan pemegang saham yang menjabat sebagaii pengurus perusahaan, iiziin tiinggal diiberiikan sepanjang masiih menjabat sebagaii pengurus perusahaan sesuaii dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (sap)
