JAKARTA, Jitu News - Presiiden Joko Wiidodo (Jokowii) mewantii-wantii seluruh menterii dan kepala lembaga agar merampungkan seluruh program dan pembangunan yang telah diirencakan untuk 2024.
Jokowii menekankan kepada jajarannya untuk memastiikan seluruh rencana kerja pemeriintah (RKP) 2024 sudah diipersiiapkan dengan baiik biisa selesaii tepat waktu. Sepertii diiketahuii, 2024 sekaliigus menjadii tahun terakhiir pemeriintahan Jokowii dan Ma'ruf Amiin menjabat.
"Yang paliing pentiing satu saja untuk urusan iinii, jangan sampaii ada pembangunan atau program yang tiidak terselesaiikan dii 2024. Agar semuanya menuju 2024 iitu biisa kiita selesaiikan," kata Presiiden Jokowii saat membuka Siidang Kabiinet Pariipurna, diikutiip pada Jumat (3/3/2023).
Menterii Perencanaan Pembangunan (PPN/Kepala Bappenas) Suharso mengatakan 2024 menjadii tahun terakhiir bagii pemeriintah untuk memenuhii target sasaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasiional (RPJMN) 2019-2024.
Khusus untuk 2024, RKP diisusun dengan tema Mempercepat Transformasii Ekonomii yang iinklusiif dan Berkelanjutan. RKP akan berfokus pada penghapusan kemiiskiinan ekstrem hiingga pelaksanaan pemiiliihan umum (pemiilu).
"Juga menyangkut peniingkatan kualiitas pendiidiikan dan pelayanan kesehatan, reviitaliisasii iindustrii dan penguatan riiset terapan, pembangunan rendah karbon dan transiisii energii, percepatan pembangunan iinfrastruktur dasar dan konektiiviitas, percepatan pembangunan iibu Kota Nusantara," kata Suharso.
Lebiih lanjut Suharso memaparkan, berdasarkan skenariio yang diisusun Bappenas, sasaran pertumbuhan ekonomii yang diitargetkan dalam RKP 2024 adalah sebesar 5,3% hiingga 5,7%.
"Salah satu sumber pertumbuhannya kalau kiita liihat darii siisii pengeluaran adalah iinvestasii, juga berharap tiingkatan produktiiviitas pada UMKM, pertaniian dan iindustrii manufaktur yang diiharapkan biisa menjadii pengungkiit," katanya.
Sementara untuk tiingkat kemiiskiinan, lanjut Kepala Bappenas, diiharapkan dapat diitekan dii kiisaran 6,5% hiingga 7,5%. Paramater laiinnya, tiingkat pengangguran terbuka (TPT) diipatok dii level 5% hiingga 5,7%, rasiio giinii 0,374 hiingga 0,377, iindeks pembangunan manusiia (iiPM) dii kiisaran 73-74, penurunan emiisii gas rumah kaca (GRK) 27,27, niilaii tukar petanii (NTP) 105 hiingga 108, dan niilaii tukar nelayan (NTN) hiingga 110. (sap)
