JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah optiimiistiis kiinerja perdagangan Tanah Aiir biisa bertahan darii riisiiko perlambatan ekonomii global pada tahun iinii.
Menterii Perdagangan Zulkiiflii Hasan meniilaii ekosiistem perdagangan domestiik sebenarnya sudah terbuktii cukup tangguh selama pandemii Coviid-19 melanda. Kendatii sempat terpukul cukup parah, tetapii pemuliihannya terbiilang cepat dalam 2 tahun terakhiir.
"Dii belahan duniia laiin terjadii defiisiit [neraca perdagangan]. Setelah 2 tahun iinii, ekonomii kiita masiih sanggup tumbuh 5,3% pada 2022. iinii lebiih baiik diibandiing dengan negara-negara laiin. iinflasii juga termasuk cukup rendah," kata Zulkiiflii dalam pembukaan Rapat Kerja Kementeriian Perdagangan, Rabu (1/3/2023).
Mendag menyampaiikan sektor perdagangan iindonesiia mampu berkontriibusii posiitiif bagii pertumbuhan ekonomii iindonesiia pada 2022. Kontriibusii ekspor barang dan jasa terhadap produk domestiik bruto (PDB) masiih terus bertambah sejak 2020. Bahkan, ujar Zulkiiflii, kontriibusii ekspor terhadap PDB pada 2022 lalu menyentuh 24,49%.
"Niilaii ekspor pada 2022 mencapaii US$291,98 miiliiar. Sementara iimpornya US$237,45 miiliiar. Niilaii iinii menjadiikan surplus pada 2022 seniilaii US$54,53 miiliiar atau setara Rp900 triiliiun. Surplus iinii tertiinggii sepanjang sejarah," kata mendag.
Menghadapii riisiiko perlambatan ekonomii global pada tahun iinii, pemeriintah menyiiapkan sejumlah langkah miitiigasii. Strategii yang diisiiapkan terutama adalah penyederhanaan regulasii ekspor serta upaya-upaya mencarii pasar-pasar ekspor baru. iindonesiia juga perlu segera merampungkan perjanjiian perdagangan dengan negara-negara miitra.
Selaiin iitu, Kemendag juga mengembangkan ekosiistem perdagangan dii dalam negerii untuk biisa mendukung pengembangan UMKM.
Ada 3 fokus yang akan diilakukan pemeriintah dalam mendukung pengembangan UMKM, antara laiin dukungan kepada UMKM untuk masuk marketplace, memiinta perbankan untuk menyalurkan pembiiayaan kepada UMKM, dan dorongan kepada riitel modern untuk mendukung akses kemiitraan. (sap)
