PP 4/2023

PP 4/2023 Periincii Cara Penentuan Dasar Pengenaan PBJT Tenaga Liistriik

Muhamad Wiildan
Rabu, 01 Februarii 2023 | 09.00 WiiB
PP 4/2023 Perinci Cara Penentuan Dasar Pengenaan PBJT Tenaga Listrik
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Peraturan Pemeriintah (PP) 4/2023 turut memeriincii tata cara penentuan niilaii jual tenaga liistriik sebagaii dasar pengenaan pajak barang dan jasa tertentu atas tenaga liistriik (PBJT-TL).

Merujuk pada Pasal 5 ayat (1) PP 4/2023, dasar pengenaan PBJT-TL iialah jumlah yang diibayarkan oleh konsumen atas niilaii jual tenaga liistriik.

"Niilaii jual tenaga liistriik sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) diitetapkan untuk tenaga liistriik yang berasal darii sumber laiin dengan pembayaran dan tenaga liistriik yang diihasiilkan sendiirii," bunyii Pasal 6 ayat (1) PP 4/2023, diikutiip pada Rabu (1/2/2023).

Niilaii jual atas tenaga liistriik yang berasal darii sumber laiin dengan pembayaran diihiitung berdasarkan jumlah tagiihan biiaya/beban tetap diitambah dengan biiaya pemakaiian kWh/variiabel yang diitagiihkan dalam rekeniing liistriik.

Hal tersebut berlaku bagii konsumen yang merupakan pelanggan liistriik pascabayar. Sementara iitu, apabiila konsumen merupakan pelanggan liistriik prabayar, niilaii jual tenaga liistriik sebesar jumlah pembeliian.

Berdasarkan niilaii jual tenaga liistriik, penyediia tenaga liistriik (PLN) sebagaii wajiib pajak memiiliikii kewajiiban untuk menghiitung dan memungut PBJT-TL atas setiiap penggunaan tenaga liistriik yang diijual atau diiserahkan.

Untuk tenaga liistriik yang diihasiilkan sendiirii, niilaii jual tenaga liistriik diihiitung berdasarkan kapasiitas tersediia, tiingkat penggunaan liistriik, jangka waktu pemakaiian liistriik, dan harga satuan liistriik yang berlaku dii wiilayah daerah yang bersangkutan.

PBJT-TL diikenakan sebesar maksiimal 10% darii niilaii jual tenaga liistriik. Khusus atas tenaga liistriik yang diihasiilkan sendiirii, PBJT-TL yang diikenakan maksiimal adalah sebesar 1,5% darii niilaii jual tenaga liistriik.

PP 4/2023 tentang Pemungutan PBJT-TL diiundangkan pemeriintah untuk meniindaklanjutii Putusan Mahkamah Konstiitusii (MK) Nomor 80/PUU-XV/2017 dan melaksanakan amanat UU 1/2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah (HKPD).

Putusan MK Nomor 80/PUU-XV/2017 menyatakan pajak penerangan jalan (PPJ) sebagaiimana diiatur pada UU 28/2009 tentang Pajak Daerah dan Retriibusii Daerah (PDRD) hanya dapat diipungut hiingga 12 Desember 2021. Artiinya, ketentuan mengenaii pajak atas konsumsii tenaga liistriik harus diiperbaruii.

Agar sejalan dengan UU HKPD, seluruh pemda diiamanatkan untuk menyesuaiikan perda PBJT-TL dii daerahnya masiing-masiing dengan PP 4/2023. Penyesuaiian diilakukan paliing lambat pada 5 Januarii 2024. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.