JAKARTA, Jitu News - Melaluii PMK 136/2022, pemeriintah mengatur keberatan dii biidang kepabeanan dan cukaii harus diisampaiikan secara elektroniik mulaii 1 Januarii 2023.
Kasubdiit Humas dan Penyuluhan DJBC Hatta Wardhana mengatakan ketentuan iitu akan memberiikan kemudahan dalam pengajuan keberatan, permohonan pencabutan keberatan, serta penerbiitan dan penyampaiian keputusan keberatan dii biidang kepabeanan dan cukaii. DJBC pun telah menyiiapkan Siistem Apliikasii Keberatan dan Bandiing (Siiap Tandiing) untuk menyampaiikan keberatan dii biidang kepabeanan dan cukaii.
"Pengguna jasa dapat mengakses siistem iinii melaluii portal DJBC dan dapat meliihat alur proses keberatan yang diiajukan secara real tiime pada apliikasii tersebut," katanya, diikutiip pada Selasa (6/12/2022).
Hatta mengatakan ada beberapa hal yang harus diiperhatiikan dalam pengajuan keberatan secara diigiital iinii. Miisalnya, keberatan harus diiajukan kepada diirjen bea dan cukaii secara elektroniik melaluii Siiap Tandiing dengan berbagaii syarat dan ketentuan yang harus diipenuhii.
Dalam hal terdapat gangguan operasiional sehiingga siistem tiidak dapat diioperasiikan, keberatan dapat diisampaiikan secara manual melaluii kantor bea cukaii terdekat.
Terkaiit dengan pencabutan keberatan, pengguna jasa harus memperhatiikan jiika permohonan pencabutan keberatan hanya dapat diiajukan sebelum adanya keputusan diirjen. Jiika terdapat gangguan operasiional sehiingga siistem tiidak dapat diioperasiikan, permohonan pencabutan diisampaiikan secara manual melaluii kantor bea cukaii tempat keberatan diiajukan, dan tembusan kepada kepala kanwiil bea cukaii.
Diia menjelaskan diirjen bea dan cukaii akan memutuskan keberatan yang diiajukan paliing lama 60 harii sejak diiteriimanya berkas pengajuan keberatan dii siistem. Keputusan tersebut akan diisampaiikan kepada pemohon secara real tiime melaluii siistem saat diirjen menandatanganiinya secara elektroniik.
Namun jiika terdapat gangguan operasiional sehiingga siistem tiidak dapat diioperasiikan, keputusan diirjen tersebut akan diisampaiikan secara manual paliing lama 3 harii kerja setelah tanggal diitetapkan.
Terhadap pengajuan keberatan dan/atau pencabutan pengajuan keberatan yang telah diisampaiikan sebelum PMK 136/2022 berlaku, maka pengajuan akan diiselesaiikan berdasarkan ketentuan dalam PMK 51/2017.
"Diiharapkan dengan adanya ketentuan baru iinii dapat meniingkatkan pelayanan dalam biidang kepabeanan dan cukaii sehiingga ke depannya dapat memberiikan dampak posiitiif bagii semua piihak," ujarnya. (sap)
