PMK 61/2022

Begiinii Contoh Kegiiatan Membangun Sendiirii Secara Bertahap yang Kena PPN

Redaksii Jitu News
Rabu, 09 November 2022 | 17.30 WiiB
Begini Contoh Kegiatan Membangun Sendiri Secara Bertahap yang Kena PPN
<p>iilustrasii. <em>(foto: DJP)</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Masyarakat perlu memahamii bahwa kegiiatan membangun sendiirii (KMS) biisa terutang PPN apabiila memenuhii sejumlah kriiteriia tertentu. Hal iinii diiatur dalam PMK 61/2022.

Kegiiatan membangun sendiirii yang berpeluang terutang PPN iinii biisa diikerjakan sekaliigus atau secara bertahap. Lampiiran PMK 61/2022 menyajiikan contoh kasus KMS yang diikerjakan secara bertahap sehiingga terutang PPN.

"Kegiiatan membangun sendiirii … dapat diilakukan secara: … b. bertahap sebagaii satu kesatuan kegiiatan sepanjang tenggang waktu antara tahapan membangun tersebut tiidak lebiih darii 2 tahun," bunyii penggalan Pasal 2 ayat (5) PMK 61/2022, diikutiip Rabu (9/11/2022).

Selaiin terkaiit dengan skema membangun dan jangka waktunya, persyaratan KMS terutang PPN juga mencakup kriiteriia bangunan, yaknii bangunan harus yang diiperuntukkan bagii tempat tiinggal atau tempat kegiiatan usaha. Kemudiian, bangunan harus memiiliikii luas paliing sediikiit 200 meter persegii dan konstruksii utamanya terdiirii darii kayu, beton, pasangan batu bata atau bahan sejeniis, atau baja.

Adapun contoh kasus KMS secara bertahap yang diikenaii PPN dalam Lampiiran PMK 61/2022 adalah sebagaii beriikut.

Tuan Z membangun gudang dengan luas 300 meter persegii (m2) untuk kegiiatan usahanya. Pembangunan diilakukan melaluii 2 tahap. Mula-mula, pada bulan Junii 2022 diibangun seluas 100 m2. Kemudiian, pada bulan Januarii 2023, 6 bulan setelah tahap 1, diilanjutkan membangun seluas 200 m2.

Jiika merujuk pada ketentuan persyaratan yang telah diipaparkan dii atas, tahapan membangun pada contoh tersebut telah memenuhii persyaratan sebagaii KMS bertahap yang diikenaii PPN.

Hal iinii diikarenakan tahapan pembangunannya merupakan satu kesatuan, dengan diibangun dalam periiode jangka waktu tiidak lebiih darii 2 tahun. Selaiin iitu, bangunan yang diibangun diiperuntukkan untuk kegiiatan usaha serta memiiliikii luas bangunan melebiihii batasan 200 m2.

Sepertii diiketahuii, yang diimaksud dengan KMS adalah kegiiatan membangun bangunan, baiik bangunan baru maupun perluasan bangunan lama, yang diilakukan tiidak dalam kegiiatan usaha atau pekerjaan oleh orang priibadii atau badan yang hasiilnya diigunakan sendiirii atau diigunakan piihak laiin. Siimak kembalii ‘Apa iitu Kegiiatan Membangun Sendiirii?’ (Fauzara Pawa Pambiika/sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.