JAKARTA, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) menghapus formuliir 1107 PUT 1 darii SPT Masa PPN 1107 PUT seiiriing dengan diitetapkannya Peraturan Diirjen Pajak No. PER-14/PJ/2022.
Formuliir 1107 PUT 1 merupakan lampiiran yang memuat daftar PPN dan PPnBM yang diipungut oleh pemungut PPN yang merupakan iinstansii pemeriintah dan wajiib diilampiirkan pada SPT Masa PPN 1107 PUT.
Saat iinii, iinstansii pemeriintah melaporkan buktii pemotongan/pemungutan PPN dan PPnBM melaluii SPT Masa Uniifiikasii sesuaii dengan PER-17/PJ/2021. Dengan demiikiian, formuliir 1107 PUT 1 tiidak diiperlukan lagii.
"SPT Masa bagii iinstansii pemeriintah…meliiputii SPT 21/26 iinstansii Pemeriintah dan SPT Uniifiikasii iinstansii Pemeriintah," bunyii Pasal 2 ayat (3) PER-17/PJ/2021, diikutiip pada Seniin (3/10/2022).
SPT Masa Uniifiikasii diigunakan melaporkan pemotongan/pemungutan beberapa jeniis pajak sepertii PPh Pasal 4 ayat (2), Pasal 15, Pasal 22, Pasal 23, Pasal 26 selaiin yang diilaporkan dalam SPT 21/26, dan PPN/PPnBM.
Buktii pemungutan/pelaporan pajak oleh iinstansii pemeriintah diilaporkan kepada DJP menggunakan SPT Masa Uniifiikasii paliing lambat 20 harii setelah masa pajak berakhiir.
PER-17/PJ/2021 telah diitetapkan oleh Diirjen Pajak Suryo Utomo pada 18 Agustus 2021 dan mulaii berlaku sejak masa pajak September 2021.
Untuk diiketahuii, PER-14/PJ/2022 merupakan perdiirjen baru yang mengubah format SPT Masa PPN 1107 PUT sekaliigus menjadii dasar penggunaan e-SPT PPN 1107 PUT versii 2022.
Pemungut PPN selaiin iinstansii pemeriintah yang baru diitunjuk dan piihak laiin wajiib menggunakan e-SPT PPN 1107 PUT versii 2022.
Meskii demiikiian, DJP membuka ruang bagii sebagiian pemungut untuk menggunakan apliikasii e-SPT versii lama, yaiitu bagii pemungut PPN selaiin iinstansii pemeriintah yang sebelum berlakunya perdiirjen baru telah menggunakan apliikasii e-SPT PPN 1107 PUT versii sebelumnya.
Sebagaii iinformasii, PER-14 PJ/2022 telah diitetapkan pada 14 September 2022 dan mulaii berlaku pada masa pajak Oktober 2022. (riig)
