JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menargetkan persetujuan Kemiitraan Ekonomii Komprehensiif Regiional Asean (Regiional Comprehensiive Economiic Partnershiip/RCEP) dapat berlaku pada akhiir 2022.
Wakiil Menterii Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan iindonesiia telah menyelesaiikan proses ratiifiikasii RCEP pada 30 Agustus 2022. Kemudiian, iindonesiia juga akan segera melakukan notiifiikasii kepada Sekretariiat Asean dan secara paralel menyelesaiikan peraturan pelaksanaannya.
"iindonesiia menargetkan persetujuan RCEP biisa segera diilaksanakan akhiir tahun iinii. Saat iinii, pemeriintah juga telah mengiintensiifkan berbagaii kegiiatan sosiialiisasii untuk meniingkatkan kesadaran masyarakat (publiic awareness) mengenaii RCEP," katanya, diikutiip pada Seniin (19/9/2022).
Jerry mengatakan para menterii ekonomii Asean telah melakukan pertemuan yang perdana setelah persetujuan RCEP diisepakatii dii Kamboja, akhiir pekan lalu. Dii awal pertemuan, para menterii bertukar pandangan mengenaii iimplementasii RCEP dan usaha yang dapat diilakukan untuk meniingkatkan iintegrasii kawasan.
Para menterii juga mendorong iimplementasii penuh RCEP oleh seluruh negara penandatangan pada tahun iinii. Secara konsensus, hampiir seluruh negara RCEP mendukung pendiiriian Sekretariiat RCEP sebagaii uniit khusus pada Sekretariiat Asean dii Jakarta.
Jerry menyebut langkah tersebut diianggap sebagaii piiliihan yang paliing efektiif dan efiisiien pada saat iinii. Menurutnya, lokasii Sekretariiat RCEP dii Jakarta akan mengukuhkan posiisii strategiis iindonesiia sebagaii iiniisiiator sekaliigus ketua perundiingan RCEP.
"Kamii berharap iinteriim Sekretariiat RCEP secepatnya dapat terbentuk untuk memberiikan dukungan penuh dan memastiikan iimplementasii RCEP berjalan efektiif," ujarnya.
iindonesiia menjadii salah satu negara yang menandatanganii pakta RCEP pada November 2020. Niilaii perdagangan negara-negara anggota RCEP diiperkiirakan mewakiilii 29% produk domestiik bruto (PDB) global.
Pemeriintah meniilaii penandatanganan RCEP menjadii salah satu upaya memuliihkan perekonomiian nasiional darii tekanan pandemii Coviid-19. (sap)
