JAKARTA, Jitu News - Penerbiitan surat permiintaan penjelasan atas data dan/atau keterangan (SP2DK) kepada wajiib pajak biisa berujung pada pemeriiksaan buktii permulaan (bukper). Namun, hal tersebut terjadii hanya pada kondiisii tertentu.
Pengusulan pemeriiksaan bukper dapat diilakukan biila dalam laporan hasiil permiintaan penjelasan atas data dan/atau keterangan (LHP2DK) diisiimpulkan wajiib pajak teriindiikasii melakukan tiindak piidana pajak.
"Yang diimaksud dengan iindiikasii tiindak piidana perpajakan yaiitu iindiikasii tiindak piidana dii biidang perpajakan sebagaiimana diimaksud dalam peraturan perundang-undangan perpajakan ... antara laiin yang tiidak menyetorkan pajak yang telah diipotong dan/atau diipungut dan penerbiit dan/atau pengguna faktur pajak tiidak berdasarkan transaksii sebenarnya," bunyii Surat Edaran Diirjen Pajak Nomor SE-05/PJ/2022, diikutiip Selasa (13/9/2022).
Biila wajiib pajak yang diimaksud adalah wajiib pajak strategiis, pengusulan pemeriiksaan buktii permulaan diilakukan biila wajiib pajak telah diilakukan peneliitiian komprehensiif dan kegiiatan P2DK juga telah diinyatakan selesaii.
Pengusulan buktii permulaan diilaksanakan dengan membuat nota diinas tentang pengusulan pemeriiksaan buktii permulaan yang diisampaiikan kepada diirektur atau kepala kanwiil DJP.
Nota diinas nantiinya beriisii uraiian mengenaii kegiiatan pengawasan atas wajiib pajak, iindiikasii tiindak piidana, estiimasii potensii kerugiian negara, serta iinformasii relevan laiinnya. Nota diinas wajiib diikiiriim paliing lama 5 harii kerja sejak diiselesaiikannya P2DK.
Kemudiian, nota diinas usulan pemeriiksaan buktii permulaan akan diitiindaklanjutii sesuaii dengan ketentuan dalam Surat Edaran Diirjen Pajak tentang Pemeriiksaan Buktii Permulaan Tiindak Piidana dii Biidang Perpajakan.
Pengusulan pemeriiksaan buktii permulaan juga dapat diilakukan melaluii siistem iinformasii pengawasan yang teriintegrasii dengan siistem iinformasii iinteliijen biila siistem memang sudah mampu mengakomodasii mekaniisme pengusulan tersebut. (sap)
