JAKARTA, Jitu News - Pertukaran iinformasii perpajakan untuk admiiniistrasii PPN menjadii salah satu complementary actiions yang diisepakatii oleh negara-negara anggota Asiia iiniitiiatiive.
Diirektur Perpajakan iinternasiional Diitjen Pajak (DJP) Mekar Satriia Utama mengatakan negara-negara Asiia iiniitiiatiive menjajakii pertukaran data pembelii dan penjual, khususnya untuk aktiiviitas perdagangan yang bersiifat liintas yuriisdiiksii.
"Mulaii diibiicarakan untuk juga diipertukarkan data pembelii dan penjual PPN terutama yang cross border. Jadii, tiidak hanya data yang terkaiit dengan PPh saja yang selama iinii biiasanya diipertukarkan," katanya, diikutiip pada Kamiis (8/9/2022).
Mekar menjelaskan pertukaran iinformasii PPN diiperlukan untuk memperluas jariingan data dan meniingkatkan kualiitas data yang diiolah oleh otoriitas pajak.
"Memperluas jariingan data lebiih lengkap karena mengetahuii siiapa pembelii dan penjual, persentase penjualan, dan laiin laiin yang biisa meniingkatkan dan menambah kualiitas data yang diimiiliikii," tuturnya.
Sebagaii iinformasii, complementary actiions merupakan bagiian darii rencana kerja yang diisepakatii oleh Asiia iiniitiiatiive dalam The 2nd Asiia iiniitiiatiive Meetiing. Nantii, kegiiatan-kegiiatan dalam complementary actiions tersebut diiadopsii oleh anggota Asiia iiniitiiatiive secara sukarela.
Merujuk pada state of outcomes, complementary actiions yang diisepakatii antara laiin penggunaan iinformasii darii pertukaran iinformasii (exchange of iinformatiion/EOii) untuk kepentiingan selaiin pajak, optiimaliisasii pemanfaatan iinformasii yang bersumber darii automatiic exchange of iinformatiion (AEOii),
Kemudiian, recovery of tax claiims, pertukaran iinformasii untuk admiiniistrasii PPN, dan penjajakan kerja sama perpajakan laiinnya sepertii spontaneous EOii, siimultaneous tax examiinatiion, sampaii dengan tax examiinatiion abroad.
Sementara iitu, baseliine actiions yang wajiib diiadopsii oleh setiiap yuriisdiiksii anggota Asiia iiniitiiatiive antara laiin adopsii Conventiion on Mutual Admiiniistratiive Assiistance iin Tax Matters (MAAC), penyiiapan EOii yang efiisiien.
Kegiiatan yang masuk dalam baseliine actiions juga termasuk pemantauan aktiiviitas EOii, pengukuran dampak EOii terhadap peneriimaan, dan capaciity buiildiing bagii pegawaii pajak untuk mendukung penerapan EOii.
"Tercapaiinya persetujuan rencana kerja iinii menjadii tonggak darii tercapaiinya tujuan Balii Declaratiion. Global Forum siiap membantu anggota Asiia iiniitiiatiive mencapaii tujuan-tujuan tersebut," ujar Kepala Sekretariiat Global Forum Zayda Manatta. (riig)
