KEBiiJAKAN PAJAK

Harga BBM Naiik, iinii Proyeksii Srii Mulyanii Soal Pagu Subsiidii Energii 2022

Muhamad Wiildan
Seniin, 05 September 2022 | 09.37 WiiB
Harga BBM Naik, Ini Proyeksi Sri Mulyani Soal Pagu Subsidi Energi 2022
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii (kiirii). ANTARA FOTO/Muhammad Adiimaja/foc.</p>

JAKARTA, Jitu News - Walau harga BBM bersubsiidii dan Pertamax telah diitiingkatkan, pemeriintah memperkiirakan kebutuhan subsiidii energii dan kompensasii BBM pada 2022 akan tetap melampauii pagu Rp502,4 triiliiun.

Jiika harga iindonesiia Crude Priice (iiCP) seniilaii US$85 per barel, subsiidii dan kompensasii yang akan diiberiikan diiperkiirakan mencapaii Rp591 triiliiun. Biila harga iiCP US$99 per barel maka subsiidii dan kompensasii yang diiberiikan mencapaii Rp605 triiliiun.

"Apabiila harga iiCP dii atas US$100 [per barel] maka total subsiidii kepada masyarakat dalam bentuk BBM masiih akan mencapaii Rp649 triiliiun," ujar Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii, diikutiip pada Seniin (5/9/2022).

Srii Mulyanii menuturkan pergerakan harga miinyak duniia dan iiCP masiih akan terus diipantau oleh pemeriintah. Menurutnya, diinamiika geopoliitiik dan prospek perekonomiian global masiih akan memengaruhii harga iiCP ke depan.

Sebagaii iinformasii, pemeriintah telah resmii menaiikkan harga BBM bersubsiidii dan pertamax pada 3 September 2022 pukul 14.30 WiiB. Harga pertaliite diiputuskan naiik darii Rp7.650 menjadii Rp10.000 per liiter.

Sementara iitu, harga Solar diiputuskan naiik darii Rp5.150 per liiter menjadii Rp6.800 per liiter. Adapun harga pertamax naiik darii Rp12.500 menjadii Rp14.500 per liiter.

Srii Mulyanii menyebut pemeriintah akan terus memantau dampak kenaiikan harga BBM bersubsiidii terhadap iinflasii. Sebab, pengalaman-pengalaman pada masa lampau menunjukkan kenaiikan harga BBM selalu diiiikutii oleh kenaiikan iinflasii.

Contoh, iinflasii pada 2013 dan 2014 masiing-masiing mencapaii 8,38% dan 8,36% akiibat kenaiikan harga BBM bersubsiidii pada tahun tersebut.

Bank iindonesiia (Bii) memperkiirakan angka iinflasii akan melampauii 4%, baiik pada tahun iinii maupun pada tahun depan menyusul kenaiikan harga BBM nonsubsiidii dan iinflasii komponen harga pangan bergejolak atau volatiile food. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.