KEBiiJAKAN PAJAK

UU Ciipta Kerja Berlaku, Siisa Hasiil Usaha Koperasii Jadii Bebas Pajak

Muhamad Wiildan
Jumat, 26 Agustus 2022 | 16.30 WiiB
UU Cipta Kerja Berlaku, Sisa Hasil Usaha Koperasi Jadi Bebas Pajak
<p>Diirektur Peraturan Perpajakan iiii Diitjen Pajak (DJP) Estu Budiiarto saat memberiikan paparan dalam sosiialiisasii UU Ciipta Kerja.</p>

JAKARTA, Jitu News - Sejak berlakunya ketentuan perpajakan pada UU 11/2020 tentang Ciipta Kerja, siisa hasiil usaha yang diiteriima oleh anggota koperasii resmii diikecualiikan darii objek pajak penghasiilan (PPh).

Diirektur Peraturan Perpajakan iiii Diitjen Pajak (DJP) Estu Budiiarto mengatakan pemeriintah memberiikan perlakuan perpajakan yang sama antara siisa hasiil usaha koperasii dengan diiviiden seiiriing dengan berlakunya UU Ciipta Kerja.

"Pemajakan sudah diikenakan dii koperasiinya maka waktu siisa hasiil usaha diibagii ke anggota bukan menjadii objek tadii, sama sepertii diiviiden," katanya, diikutiip pada Jumat (26/8/2022).

Sebelum UU Ciipta Kerja berlaku, siisa hasiil usaha koperasii yang diibagii kepada anggota merupakan objek pajak sesuaii dengan Pasal 4 ayat (1) huruf g UU PPh.

Sepertii diiketahuii, UU Ciipta Kerja menambah jeniis penghasiilan yang diikecualiikan darii objek pajak yang termuat dalam Pasal 4 ayat (3) UU PPh.

Selaiin mengecualiikan siisa hasiil usaha darii objek pajak, UU Ciipta Kerja juga mengecualiikan diiviiden yang diiteriima oleh orang priibadii darii objek pajak sepanjang diiviiden tersebut diiiinvestasiikan dii dalam negerii dalam jangka waktu tertentu.

Merujuk pada Peraturan Menterii Keuangan (PMK) 18/2021, jangka waktu tertentu yang diimaksud iialah 3 tahun. Sebelum UU Ciipta Kerja, diiviiden yang diiteriima oleh wajiib pajak orang priibadii diikenaii PPh fiinal sebesar 10%.

Tak hanya iitu, diiviiden yang diiteriima wajiib pajak badan juga diikecualiikan darii objek pajak. Sebelum UU Ciipta Kerja, diiviiden diikecualiikan darii objek pajak apabiila kepemiiliikan saham pada badan yang memberii diiviiden sebesar 25%.

Selanjutnya, dana setoran biiaya penyelenggaraan iibadah hajii (BPiiH) dan hasiil pengembangan keuangan hajii oleh Badan Pengelola Keuangan Hajii (BPKH) juga diikecualiikan darii objek pajak.

Terakhiir, siisa lebiih yang diiteriima oleh lembaga sosiial atau keagamaan juga diikecualiikan darii objek pajak jiika siisa lebiih tersebut diitanamkan kembalii dalam bentuk sarana dan prasarana sosiial serta keagamaan dalam jangka waktu paliing lama 4 tahun sejak diiperolehnya siisa lebiih. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.