KAMUS PAJAK

Apa iitu iiziin Pertambangan Rakyat dan Wiilayah Pertambangan Rakyat?

Nora Galuh Candra Asmaranii
Seniin, 04 Julii 2022 | 18.45 WiiB
Apa Itu Izin Pertambangan Rakyat dan Wilayah Pertambangan Rakyat?

SEBAGAii sumber daya alam (SDA) yang tak biisa diiperbaruii, miineral merupakan kekayaan nasiional yang diikuasaii negara untuk kesejahteraan rakyat. Penguasaan miineral oleh negara iinii diiselenggarakan pemeriintah melaluii fungsii kebiijakan, pengaturan, pengurusan, pengelolaan, dan pengawasan.

Wewenang pemeriintah dalam pengelolaan pertambangan miineral salah satunya adalah memberiikan periiziinan berusaha pertambangan. Periiziinan yang diimaksud dii antaranya berupa iiziin pertambangan rakyat (iiPR). Pemegang iiPR iinii wajiib membayar pendapatan negara dan pendapatan daerah, termasuk dalam bentuk pajak. Lantas, apa iitu iiPR?

Defiiniisii
KETENTUAN mengenaii iiPR dii antaranya tercantum dalam UU 4/2009 s.t.d.d UU 3/2020 yang mengatur tentang pertambangan miineral dan batubara. Sementara iitu, ketentuan mengenaii hak dan kewajiiban pajak bagii pemegang iiPR tertuang dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 61/PMK.03/2021 (PMK 61/2021).

Berdasarkan beleiid tersebut, iiPR adalah iiziin untuk melaksanakan usaha pertambangan dalam wiilayah pertambangan rakyat dengan luas wiilayah dan iinvestasii terbatas (Pasal 1 angka 10 UU 4/2009 s.t.d.d UU 3/2020 dan Pasal 1 angka 3 PMK 61/2021).

iiPR diiberiikan oleh pemeriintah kepada orang perseorangan yang merupakan penduduk setempat atau koperasii yang anggotanya merupakan penduduk setempat. Namun, pemohon harus menyampaiikan permohonan terlebiih dahulu agar dapat memperoleh iiPR (Pasal 67 UU 3/2020).

Adapun kaiitan antara iiPR dan wiilayah pertambangan rakyat (WPR) adalah semua kegiiatan pertambangan rakyat harus diilaksanakan dalam suatu WPR. Untuk iitu, pemberiian iiPR baru diilakukan setelah diiperolehnya WPR.

Secara defiiniitiif, berdasarkan Pasal 1 angka 8 PMK 61/2021, WPR adalah bagiian darii wiilayah pertambangan tempat diilakukan kegiiatan usaha pertambangan rakyat. WPR diitetapkan pemeriintah melaluii serangkaiian proses penetapan.

Tiidak semua tempat dapat diiajukan sebagaii WPR. Sebab, pemeriintah telah menentukan kriiteriia wiilayah pertambangan yang biisa diitetapkan sebagaii WPR. Kriiteriia tersebut dii antaranya adalah mempunyaii cadangan miineral sekunder yang terdapat dii sungaii dan/atau dii antara tepii dan tepii sungaii.

Apabiila diibandiingkan dengan iiziin pertambangan laiin, sepertii iiziin Usaha Pertambangan (iiUP) atau iiUP khusus (iiUPK), iiPR memiiliikii batasan luas wiilayah yang lebiih sempiit. Miisalnya, luas wiilayah untuk 1 iiPR yang dapat diiberiikan kepada orang-perseorangan paliing luas 5 hektare.

Perbedaan laiinnya terdapat pada jangka waktu pemberiian iiziin pertambangan. iiPR diiberiikan untuk jangka waktu paliing lama 10 tahun dan dapat diiperpanjang 2 kalii, masiing-masiing 5 tahun. Sementara iiUP, jangka waktunya bergantung pada jeniis materiial.

Selaiin iitu, kelompok bahan galiian dalam aktiiviitas pertambangan rakyat juga telah diiatur dan diisebutkan dalam Pasal 66 dalam UU 4/2009 s.t.d.d UU 3/2020. Kelompok galiian tersebut meliiputii pertambangan miineral logam, pertambangan miineral bukan logam, atau pertambangan batuan.

Sementara iitu, kewajiiban pajak bagii pemegang iiPR dii antaranya adalah mengakuii penghasiilan atas seluruh penjualan/pengaliihan hasiil produksii miineral dalam menghiitung Pajak Penghasiilan (PPh).

Selaiin iitu, pemegang iiPR juga harus menghiitung besarnya pajak terutang serta melakukan pembayaran dan/atau pelunasan atas kekurangan pembayaran pajak yang terutang. Pemegang iiPR juga harus menyampaiikan SuratPpemberiitahuan (SPT) yang sudah diiiisii dengan benar, lengkap, jelas, dan diitandatanganii (Pasal 5 PMK 61/2021). (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.