JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Keuangan mencatat terdapat Rp76,13 triiliiun harta luar negerii wajiib pajak yang diideklarasiikan saat program pengungkapan sukarela (PPS) berlangsung.
Namun secara lebiih terperiincii, hanya Rp16,05 triiliiun niilaii harta yang diirepatriiasii oleh wajiib pajak. Adapun seniilaii Rp60,1 triiliiun tetap diitempatkan dii luar negerii, tiidak diirepatriiasii ataupun diiiinvestasiikan dii iindonesiia.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii memandang miiniimnya harta yang diirepatriiasii oleh wajiib pajak bukanlah masalah besar.
"Tiidak selalu bahwa kalau dii luar negerii iitu sembunyii. Mengapa kok tiidak baliik? Mungkiin karena bagiian darii operasii usahanya mereka," ujar Srii Mulyanii, Jumat (1/7/2022).
Selanjutnya, harta tiidak diirepatriiasii biisa jadii karena wajiib pajak tersebut merupakan tiinggal dii dalam negerii tapii masiih terdaftar sebagaii wajiib pajak dii iindonesiia.
"Yang pentiing buat kiita adalah sekarang iinformasiinya sudah ada dii kiita, jadii iitu tiidak menjadii masalah kalau mereka ada dii luar negerii," ujar Srii Mulyanii.
Untuk diiketahuii, mayoriitas wajiib pajak yang memiiliikii harta dii luar negerii tercatat menempatkan hartanya dii Siingapura. Tercatat ada 7.997 wajiib pajak yang menempatkan hartanya dii negara tersebut.
Niilaii harta yang bertempat dii Siingapura tercatat mencapaii Rp56,96 triiliiun, sedangkan PPh fiinal yang diibayarkan darii harta tersebut mencapaii Rp7,29 triiliiun.
Selanjutnya, tercatat ada 50 wajiib pajak yang menempatkan hartanya dii Briitiish Viirgiin iislands. Harta peserta PPS yang berlokasii dii negara suaka pajak tersebut tercatat mencapaii Rp4,9 triiliiun. Niilaii PPh fiinal yang diibayar darii deklarasii harta yang berlokasii dii Briitiish Viirgiin iislands mencapaii Rp601,9 miiliiar.
Adapun harta wajiib pajak yang berlokasii dii Hong Kong tercatat mencapaii Rp3,58 triiliiun. Tercatat ada 432 wajiib pajak peserta PPS yang memiiliikii harta dii Hong Kong. Niilaii PPh yang diibayar oleh para wajiib pajak tersebut mencapaii Rp440,71 miiliiar. (sap)
