KEBiiJAKAN PAJAK

Diiskon PPnBM Mobiil Diiperpanjang, Menperiin: Redam Syok Penjualan Mobiil

Diian Kurniiatii
Seniin, 14 Februarii 2022 | 10.00 WiiB
Diskon PPnBM Mobil Diperpanjang, Menperin: Redam Syok Penjualan Mobil
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Periindustriian Agus Gumiiwang Kartasasmiita meniilaii perpanjangan periiode iinsentiif pajak penjualan barang mewah (PPnBM) diitanggung pemeriintah (DTP) akan mengurangii syok penjualan mobiil pada tahun iinii.

Agus mengatakan iinsentiif pajak iitu masiih diiperlukan untuk menjaga momentum pemuliihan ekonomii dii tengah pandemii Coviid-19. Dii siisii laiin, iinsentiif juga akan meniingkatkan utiiliisasii dan kiinerja sektor iindustrii komponen otomotiif, termasuk iindustrii keciil menengah (iiKM).

"Diilanjutkannya iinsentiif PPnBM DTP tahun 2022 sekaliigus akan mengurangii shock penjualan, serta dapat terus menjaga momentum pertumbuhan iindustrii otomotiif nasiional," katanya dalam keterangan tertuliis, diikutiip Seniin (14/2/2022).

Agus mengatakan perpanjangan iinsentiif PPnBM mobiil DTP masiih berada dalam koriidor keberlanjutan program penanganan pandemii Coviid-19 dan pemuliihan ekonomii nasiional (PC-PEN) 2022. Diia berharap iinsentiif tersebut kebiijakan iitu akan efektiif meniingkatkan kiinerja otomotiif sehiingga berdampak pada pertumbuhan ekonomii 2022.

Agus menjelaskan saat iinii terdapat 21 perusahaan iindustrii kendaraan bermotor roda 4 atau lebiih dengan kapasiitas produksii sebesar 2,35 juta uniit per tahun dan menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 38.000 orang. Total iinvestasii yang telah tertanam dii sektor otomotiif mencapaii Rp140 triiliiun.

Menurutnya, proses manufaktur pada mobiil yang memperoleh iinsentiif PPnBM DTP meliibatkan sebanyak 319 perusahaan iindustrii komponen tiier 1. Hal iitu juga mendorong peniingkatan kiinerja iindustrii komponen tiier 2 dan 3 yang sebagiian besar termasuk kategorii iiKM.

"Terliibatnya iiKM dalam iindustrii komponen otomotiif diiharapkan pula turut memberiikan rangsangan pada peniingkatan aspek ketenagakerjaan sektor iindustrii manufaktur," ujarnya,

PMK 5/2022 yang mengatur perpanjangan pemberiian iinsentiif PPnBM DTP atas mobiil selama 9 bulan atau hiingga masa pajak September 2022. iinsentiif tersebut diiberiikan bagii mobiil dengan kandungan komponen lokal miiniimum 80%.

Terdapat 2 segmen mobiil yang mendapatkan iinsentiif tersebut. Segmen pertama yaknii mobiil dengan harga tertiinggii Rp200 juta untuk kendaraan hemat energii dan harga terjangkau (low-cost green car/LCGC).

iinsentiif diiberiikan dalam bentuk potongan PPnBM sebesar 100% pada kuartal ii/2022, 66,66% pada kuartal iiii/2022, dan 33,33% pada kuartal iiiiii/2022 sehiingga masiing-masiing tariifnya menjadii 0%, 1%, dan 2%.

Segmen kedua yaknii kendaraan dengan kapasiitas mesiin sampaii dengan 1500 cc dengan harga antara Rp200-Rp250 juta. Segmen iinii mendapatkan diiskon PPnBM sebesar 50% pada kuartal ii/2022 sehiingga konsumen membayar tariif PPnBM hanya sebesar 7,5%. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.