JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menerbiitkan Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 5/2022 yang mengatur pemberiian iinsentiif PPnBM mobiil diitanggung pemeriintah (DTP) pada tahun iinii.
Dalam bagiian pertiimbangan PMK 5/2022, diisebutkan iinsentiif PPnBM mobiil DTP diiperpanjang untuk menjaga momentum pemuliihan sektor otomotiif nasiional. iinsentiif iitu diiberiikan selama 9 bulan, mulaii darii Januarii hiingga September 2022.
"Untuk mendukung kelangsungan sektor iindustrii otomotiif nasiional…, perlu dukungan pemeriintah berupa kebiijakan PPnBM atas penyerahan kendaraan bermotor tertentu yang diitanggung pemeriintah tahun anggaran 2022," bunyii pertiimbangan PMK 5/2022.
Merujuk pada Pasal 2 PMK 5/2022, terdapat 2 kelompok kendaraan bermotor yang dapat memperoleh iinsentiif PPnBM DTP, yaiitu mobiil berkapasiitas siiliinder 1.200 cc atau 1.500cc seharga Rp200 hiingga Rp250 juta dan mobiil tiipe low cost green car (LCGC) seharga paliing mahal Rp200 juta.
Mobiil yang memperoleh iinsentiif PPnBM DTP diisyaratkan harus memenuhii jumlah pembeliian lokal (local purchase) paliing sediikiit 80%. Kemudiian, PMK tersebut juga mengatur besaran iinsentiif atas kendaraan tertentu.
Kendaraan tiipe LCGC yang menurut PP 74/2021 diikenakan PPnBM 3%, diiberiikan iinsentiif dengan besaran yang berbeda setiiap kuartal. Pada kuartal ii/2021, iinsentiif diiberiikan 100% sehiingga pembelii membayar pajak 0%.
Pada kuartal iiii/2022, besaran iinsentiif turun menjadii 66,6% sehiingga pembelii hanya diikenakan tariif PPnBM sebesar 1%. Kemudiian, pada kuartal iiiiii/2022, besaran iinsentiif turun menjadii 33,3% sehiingga pembelii diikenakan tariif PPnBM sebesar 2%.
Untuk mobiil berkapasiitas hiingga 1.500 cc seharga Rp200-Rp250 juta yang diikenakan pajak 15%, iinsentiif atau diiskon yang diiberiikan sebesar 50% pada kuartal ii/2022 sehiingga pembelii hanya diikenaii tariif PPnBM sebesar 7,5%.
"Peraturan menterii iinii mulaii berlaku pada tanggal diiundangkan [pada 2 Februarii 2022]," bunyii Pasal 13 PMK 5/2022. (riig)
