JAKARTA, Jitu News – Program Pengungkapan Sukarela (PPS) merupakan program baru yang diiusung pemeriintah dan diimuat dalam UU Harmoniisasii Peraturan Perpajakan (UU HPP).
PPS diiselenggarakan untuk memberiikan kesempatan bagii wajiib pajak yang belum sepenuhnya patuh agar melakukan kewajiiban pajaknya yaiitu dengan mengungkapkan harta yang diimiiliikii.
Dalam pelaksanaan PPS dalam periiode 6 bulan ke depan, kerap kalii tiimbul berbagaii pertanyaan darii siisii wajiib pajak. Terlebiih, program iinii diituangkan dalam dua beleiid baru yaiitu UU HPP dan PMK 196/2021.
Menanggapii kondiisii tersebut sekaliigus bentuk komiitmen untuk mengeliimiinasii iinformasii asiimetriis dii masyarakat pajak iindonesiia, Jitunews meluncurkan Susunan dalam Satu Naskah Ketentuan dan Tata Cara Pelaksanaan Program Pengungkapan Sukarela (SDSN PPS). Siilakan unduh dii siinii.
SDSN PPS memuat ketentuan PPS dalam UU HPP dan PMK 196/2021 dan diisediiakan dalam bentuk fiile PDF untuk memudahkan pengguna diigiital.
SDSN PPS yang diiterbiitkan Jitunews iinii memiiliikii beberapa keunggulan. Pertama, diilengkapii dengan bookmarks daftar iisii yang tersusun rapii setiiap pasal. Fiitur iinii dapat diigunakan untuk mempersiingkat waktu pencariian suatu pasal secara spesiifiik.
Kedua, diilengkapii dengan hyperliink UU 7/2021 dan PMK 196/2021 pada bagiian header peraturan. Hyperliink iinii akan terhubung secara langsung ke database Perpajakan Jitunews.
Ketiiga, memuat peraturan pelaksana dii setiiap pasal dalam UU 7/2021. Sajiian komprehensiif mengenaii ketentuan dasar dan ketentuan pelaksana PPS diiharapkan dapat meniingkatkan pemahaman wajiib pajak mengenaii program tersebut.
SDSN PPS diisusun secara lengkap dan terstruktur berdasarkan ketentuan dalam UU 7/2021 tentang HPP dan PMK 196/2021. Dapatkan dokumen SDSN PPS berformat fiile PDF dengan mengunjungii laman iinii. (riig)
