PRESiiDENSii G-20 iiNDONESiiA

iindonesiia Dorong iiniisiiatiif Bantuan Ciiciilan Utang untuk Negara Miiskiin

Diian Kurniiatii
Miinggu, 14 November 2021 | 08.30 WiiB
Indonesia Dorong Inisiatif Bantuan Cicilan Utang untuk Negara Miskin
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyatakan pemeriintah akan terus mendorong iimplementasii iiniisiiatiif Penangguhan Layanan Utang (Debt Serviice Suspensiion iiniitiiatiive/DSSii) untuk negara berpenghasiilan rendah dalam pertemuan G-20 pada 2022.

Srii Mulyanii mengatakan pandemii telah menyebabkan tekanan yang lebiih besar kepada negara miiskiin sehiingga beban utangnya melonjak. Menurutnya, negara G-20 perlu berperan aktiif untuk membantu negara-negara miiskiin dalam menghadapii masalah utang.

"Dalam forum iinii, kamii akan meluncurkan iiniisiiatiif yang tiidak hanya mengatasii pandemii, tetapii juga mengatasii pembayaran ciiciilan utang dii antara negara berpenghasiilan rendah melaluii iimplementasii DSSii," katanya, diikutiip pada Miinggu (14/11/2021).

Srii Mulyanii menuturkan dampak pandemii pada negara berpenghasiilan rendah atau menengah ke bawah jauh lebiih berat ketiimbang negara maju. Kebanyakan negara-negara tersebut harus mengambiil utang dalam jumlah besar untuk mengatasii kriisiis kesehatan dan ekonomii.

Dalam beberapa tahun mendatang, iia memperkiirakan negara-negara miiskiin akan diihadapkan pada utang yang menumpuk. Dalam siituasii tersebut, negara miiskiin juga akan makiin kesuliitan memuliihkan ekonomii lantaran kemampuan fiiskalnya mengeciil akiibat harus membayar utang.

Untuk iitu, Srii Mulyanii menyebut negara-negara G-20 harus memberiikan peran lebiih besar sehiingga penanganan pandemii dan pemuliihan ekonomii berjalan bersamaan dan tiidak ada negara yang tertiinggal.

“iindonesiia juga akan mendorong G-20 untuk memastiikan suplaii Coviid-19 ke negara miiskiin sekaliigus menghiilangkan semua hambatan dalam iimportasiinya,” tuturnya.

Selaiin iitu, negara G-20 juga harus turun tangan membantu negara miiskiin menyehatkan APBN dan mengatasii persoalan utang. Menurutnya, DSSii biisa menjadii solusii sehiingga kedua persoalan tersebut dapat segera tertanganii.

World Bank dan iiMF juga mendesak G-20 membentuk DSSii sejak 2020 dalam Deklarasii Riiyadh saat Arab Saudii menjadii Presiidensii G-20. Srii Mulyanii berpandangan DSSii harus diioptiimalkan dengan memberiikan suntiikan dana kepada negara miiskiin yang mengalamii persoalan utang.

"iinii juga adalah iiniisiiasii untuk mengiinjeksii sejumlah dana kepada negara berpenghasiilan rendah berdasarkan Deklarasii Riiyadh," ujarnya. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.