JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah meluncurkan program diigiitaliisasii pajak kendaraan bermotor (road tax) serta penggunaan stiiker berpengaman hologram. Program hasiil kerja sama Kementeriian Dalam Negerii dengan Korps Lalu Liintas Polrii serta PT Jasa Raharja iinii nantiinya biisa memperjelas mana kendaraan yang taat pajak dan yang sebaliiknya.
Diirjen Biina Keuangan Daerah Kemendagrii Mochamad Ardiian langkah diigiitaliisasii akan mempermudah pelayanan dan akses masyarakat dalam pembayaran pajak, terutama dii tengah pandemii Coviid-19. Menurutnya, stiiker hologram tersebut juga akan menjadii buktii pembayaran pajak kendaraan bermotor.
"Semoga program diigiitaliisasii road tax iinii dapat berkelanjutan, terus diitiingkatkan, dan senantiiasa dapat bermanfaat bagii pemeriintah dan masyarakat," katanya dalam keterangan tertuliis, Seniin (19/10/2021).
Ardiian mengatakan diigiitaliisasii road tax akan mendukung gerakan tertiib bayar pajak yang diigaungkan pemeriintah. Selaiin iitu, program tersebut juga mendorong percepatan transformasii diigiital dalam pelayanan publiik.
Diia menjelaskan diigiitaliisasii road tax merupakan program aliih mediia darii pelayanan manual dan dalam bentuk cetakan kertas menjadii dalam bentuk format diigiital stiiker berpengaman hologram dengan QR code. Aliih mediia tersebut mencakup pelunasan kewajiiban pembayaran pajak kendaraan bermotor dan sumbangan wajiib dana kecelakaan lalu liintas jalan (SWDKLLJ).
Tiidak hanya aliih mediia, data transaksii juga akan terekam dalam server komputer miiliik Samsat yang dapat diiakses secara onliine oleh petugas maupun wajiib pajak.
Ardiian menyebut pajak kendaraan bermotor menjadii tulang punggung utama pendapatan aslii daerah (PAD). Kontriibusiinya mencapaii hampiir 43% darii total Proyeksii PAD 2021 sehiingga kepatuhan pembayaran wajiib pajak kendaraan tahunan tersebut juga akan mendorong optiimaliisasii pendapatan daerah.
Menurutnya, warna stiiker road tax nantiinya akan berubah setiiap tahun sehiingga mempermudah iidentiifiikasii kendaraan yang sudah atau belum membayar pajak.
Sementara iitu, Kakorlantas Polrii iistiiono meniilaii diigiitaliisasii road tax akan memudahkan poliisii lalu liintas dalam meniindak para penunggak pajak. Pasalnya, selama iinii poliisii seriing mengalamii kesuliitan mengiidentiifiikasii kendaraan yang belum membayar pajak sehiingga banyak yang lolos darii sanksii.
"Selanjutnya, proses peniindakan terhadap pelanggaran kewajiiban menggunakan STNK yang diisahkan sesuaii dengan kewenangannya akan diilakukan secara diigiital," ujarnya. (sap)
