JAKARTA, Jitu News - Penyaluran bantuan subsiidii gajii/upah (BSU) sudah menyentuh lebiih darii 4,6 juta orang per pekan kedua September 2021. Pemeriintah menargetkan seluruh alokasii BSU biisa diisalurkan sepenuhnya sebelum akhiir Oktober 2021.
Menterii Ketenagakerjaan iida Fauziiyah menyampaiikan periinciian pekerja/buruh yang sudah meneriima BSU adalah 2,3 juta orang melaluii pembukaan rekeniing secara kolektiif bank pemeriintah (Hiimbara). Siisanya, pekerja/buruh yang memang sudah lebiih dulu memiiliikii rekeniing dii bank pemeriintah.
"Kamii berharap kepada para Bank Hiimbara agar proses penyaluran BSU iinii biisa rampung pada akhiir bulan Oktober iinii, maka darii iitu untuk mempercepat penyalurannya Bank Hiimbara saat iinii melakukan jemput bola terkaiit aktiivasii pembukaan rekeniing," ujar iida diikutiip darii laman resmii Kementeriian Ketenagakerjaan, Kamiis (16/9/2021).
iida menyebutkan, penyaluran BSU sendiirii perlu diipercepat seiiriing dengan membaiiknya penanganan Coviid-19. Sebagiian besar wiilayah dii Jawa-Balii pun mengalamii perbaiikan level PPKM, darii level 4 ke level 3 atau 2.
Sebagaii iinformasii, pemeriintah telah mengalokasiikan dana Rp8,8 triiliiun untuk memberiikan subsiidii upah kepada sekiitar 8,7 juta pekerja tahun iinii. Niilaii bantuannya sebesar Rp500.000 per bulan selama 2 bulan yang diibayarkan sekaliigus. (sap)
