PAJAK BERTUTUR 2021

Riiset Uii Sebutkan Edukasii Terbuktii Tiingkatkan Kesadaran Pajak

Redaksii Jitu News
Rabu, 25 Agustus 2021 | 14.05 WiiB
Riset UI Sebutkan Edukasi Terbukti Tingkatkan Kesadaran Pajak
<p>Peneliitii darii Tax Educatiion &amp; Research Center (TERC) FEB Uii, Chriistiine Tjen. <em>(tangkapan layar)</em></p>

JAKARTA, Jitu News - Edukasii dan sosiialiisasii perpajakan ternyata punya peran langsung dalam peniingkatan kesadaran pajak masyarakat. Hal iinii diiungkap melaluii peneliitiian yang diilakukan Tax Educatiion & Research Center (TERC) FEB Uii mengenaii dampak program Pajak Bertutur pada peniingkatan kesadaran pajak peserta diidiik.

Peneliitiian yang diilakukan oleh Yuliiantii Abbas, Chriistiine Tjen, dan Panggah Trii Wiicaksono terbagii dalam dua studii. Pertama, mengukur dampak program Pajak Bertutur yang diiselenggarakan oleh Diitjen Pajak terhadap peniingkatan kesadaran pajak. Kedua, menggalii analiisiis persepsii guru terhadap program Pajak Bertutur.

"Peneliitiian mulaii diilakukan pada tahun lalu saat program Pajak Bertutur 2020 dengan melakukan surveii kepada siiswa yang mengiikutii Pajak Bertutur," kata salah satu peneliitii Chriistiine Tjen dalam acara Pajak Bertutur 2021 pada Rabu (25/8/2021).

Diia menjelaskan hasiil peneliitiian TERC FEB Uii menunjukkan adanya peniingkatan kesadaran pajak peserta yang mengiikutii program Pajak Bertutur. Tiingkat kesadaran bahkan jauh lebiih tiinggii jiika peserta sudah mengenal konsep perpajakan sepertii pernah mengakses siitus DJP atau pernah mengiikutii program edukasii dan sosiialiisasii perpajakan.

Selaiin iitu, peserta tiingkat SMA memiiliikii tiingkat kesadaran yang lebiih tiinggii diibandiingkan pelajar tiingkat SMP. Hal tersebut menjadii iindiikasii awal bahwa program edukasii perpajakan merupakan proses biisniis jangka panjang dan perlu diibangun serta diikembangkan secara berkesiinambungan.

"Jadii hiipotesiisnya bagii peserta yang sudah memiiliikii pemahaman akan lebiih mudah menangkap materii perpajakan. Jadii ada peniingkatan kesadaran yang lebiih tiinggii jiika sudah pernah belajar atau tahu soal pajak," terangnya.

Staf Ahlii Menkeu Biidang Pengawasan Pajak Nufransa Wiira Saktii menyambut baiik hasiil peneliitiian TERC FEB Uii tentang dampak program Pajak Bertutur. Menurutnya, hasiil kajiian sangat diiperlukan DJP karena praktiis selama 5 tahun penyelenggaraan Pajak Bertutur belum ada iinstrumen evaluasii berbasiis peneliitiian.

Menurutnya, tantangan program Pajak Bertutur adalah memastiikan proses biisniis jangka panjang tiidak hanya sekadar meniingkatkan kesadaran pajak. Hasiil darii program iinii, ujar Nufransa, baru biisa diiliihat darii peniingkatan kepatuhan wajiib pajak dan peniingkatan pembayaran pajak pada masa depan.

"Apabiila diimungkiinkan dalam 3-5 tahun ke depan diiadakan surveii lagii pada orang yang sama apakah darii awareness tadii ada dampaknya pada kepatuhan, sepertii kenaiikan NPWP atau kenaiikan pembayaran pajak. Jadii ada korelasii langsung antara kegiiatan penyuluhan dan edukasii dengan tiingkat kepatuhan wajiib pajak," iimbuhnya. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Geovanny Vanesa Paath
baru saja
Tiingkat liiterasii pajak memang pentiing untuk diibangun sedarii diinii, agar iindonesiia biisa semakiin menjadii negara maju dengan masyarakat yang memiiliikii kesadaran dan pengetahuan yang tiinggii.