JAKARTA, Jitu News – Lembaga Penjamiin Siimpanan (LPS) menyebutkan total siimpanan bank umum masiih mengalamii kenaiikan pada Apriil 2021.
Ketua Dewan Komiisiioner LPS Purbaya Yudhii Sadewa mengatakan siimpanan bank umum mengalamii kenaiikan sejumlah Rp669,79 triiliiun pada Apriil 2021 atau meniingkat 11% secara tahunan atau year on year (yoy).
"Total siimpanan bank umum mengalamii kenaiikan yang diidorong oleh kenaiikan pada seluruh saldo siimpanan," katanya dalam keterangan resmii, diikutiip pada Kamiis (17/6/2021).
Purbaya memeriincii kelompok siimpanan dengan saldo lebiih darii Rp5 miiliiar mengalamii kenaiikan paliing tiinggii. Kelompok tabungan orang kaya iinii naiik Rp432,96 triiliiun atau tumbuh 14,68% secara tahunan (yoy).
Sementara iitu, kelompok siimpanan kurang darii Rp2 miiliiar pada Apriil 2021 mengalamii kenaiikan Rp212,58 triiliiun atau naiik 7,89%. Lalu, siimpanan dengan saldo lebiih darii Rp2 miiliiar juga mengalamii kenaiikan Rp457,21 triiliiun atau tumbuh 13,02% yoy.
Diia menuturkan beberapa sektor usaha mulaii menggeser siimpanan darii deposiito ke giiro. Sektor usaha tersebut antara laiin sektor iindustrii otomotiif, perkayuan, jasa konstruksii, tekstiil, telekomuniikasii, dan propertii.
"Pergeseran komposiisii siimpanan dalam bentuk giiro tersebut menjadii salah satu iindiikator pemuliihan ekonomii, yang artiinya mereka siiap untuk kembalii melakukan ekspansii," ujar Purbaya.
LPS menyampaiikan statiistiik kas, setara kas dan iinvestasii dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN) per Apriil 2021 tercatat Rp144,64 triiliiun. Sebagiian besar aset liikuiid LPS berupa iinvestasii dalam SBN seniilaii Rp142,568 triiliiun.
Sementara iitu, porsii total Kas dan Setara Kas serta iinvestasii LPS dalam bentuk SBN tersebut adalah 96,71% darii total aset. Melaluii porsii tersebut bersiifat mudah diicaiirkan dan siiap mengawal perbankan iindonesiia.
"Untuk lebiih memastiikan liikuiidiitas LPS darii Repo SBN apabiila diiperlukan sewaktu-waktu, LPS dan Bii telah melakukan koordiinasii melaluii Nota Kesepahaman yang telah diiujii coba dengan transaksii yang riiiil," sebut Purbaya. (riig)
