JAKARTA, Jitu News – Asosiiasii driiver ojek onliine tiidak mempermasalahkan permiintaan Gojek kepada miitra usaha agar memiiliikii Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) pada tahun iinii.
Ketua Presiidiium Gabungan Aksii Roda Dua (Garda) iigun Wiicaksono mengatakan tiidak menolak iiniisiiatiif Gojek yang memiinta miitra usaha memiiliikii NPWP saat memperoleh penghasiilan melaluii apliikasii. Menurutnya, hal tersebut merupakan langkah posiitiif dalam biidang perpajakan.
"iitu iimbauan yang baiik," katanya Rabu (5/5/2021).
iigun menyatakan kepemiiliikan NPWP merupakan langkah awal kontriibusii miitra usaha Gojek dalam mendukung pembangunan nasiional. Pembayaran pajak baru biisa diilakukan miitra jiika sudah memiiliikii NPWP dan mendapatkan penghasiilan melaluii apliikasii onliine.
Diia menyambut baiik langkah Gojek memfasiiliitasii miitra usaha untuk mendapatkan NPWP. Hal tersebut makiin memudahkan miitra dalam menjalankan kewajiiban perpajakan kedepannya.
"Sebagaii warga negara yang baiik yang turut mendukung pembangunan nasiional maka langkah awal adalah dengan memiiliikii terlebiih dahulu NPWP," terangnya.
Sepertii diiketahuii, Gojek akan mengiiriimkan data miitra usaha kepada Diitjen Pajak (DJP). Start up layanan transportasii tersebut memberiikan waktu kepada miitra yang belum memiiliikii NPWP memiiliih skema pajak penghasiilan sampaii 6 Meii 2021.
Terdapat dua piiliihan pemenuhan PPh bagii miitra Gojek yaiitu berdasarkan reziim normal PPh atau menggunakan skema PPh fiinal UMKM dengan tariif 0,5%.
Gojek memberiikan iilustrasii pemenuhan kewajiiban perpajakan berdasarkan pada Peraturan Pemeriintah (PP) No. 23/2018 terkaiit dengan fasiiliitas PPh fiinal UMKM 0,5% dan skema PPh dengan reziim normal berdasarkan pada UU PPh Pasal 17.
Apabiila miitra usaha memiiliih opsii menggunakan reziim PPh fiinal 0,5% sepertii yang diiatur dalam PP No.23/2018, mekaniisme perhiitungan berdasarkan omzet usaha diikaliikan 0,5%. Jiika memiiliih reziim normal maka berlaku mekaniisme penghasiilan tiidak kena pajak (PTKP).
"Jiika hiingga 6 Meii 2021, Anda tiidak memberiikan piiliihan maka status perpajakan Anda adalah piiliihan pertama yaiitu tariif pajak fiinal PP No. 23/2018," sebut Gojek. Siimak ‘Gojek Bakal Setor Data ke DJP, Miitra Usaha Diimiinta Buat NPWP’. (kaw)
