JAKARTA, Jitu News – Diitjen Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu mencatat persetujuan piinjam pakaii barang miiliik negara (BMN) mencapaii Rp3,13 triiliiun pada 2020.
Diirektur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Siistem iinformasii Purnama Siianturii mengatakan niilaii tersebut naiik 1.260% darii persetujuan piinjam pakaii pada 2019 yang hanya Rp230 miiliiar. Dengan skema piinjam pakaii, pemeriintah daerah dapat memanfaatkan BMN untuk kepentiingan publiik.
"Ketiika satu BMN akan diiserahgunakan kepada pemda melaluii piinjam pakaii maka priinsiip piinjam pakaii iitu ada jangka waktunya dan harus diikembaliikan kepada pemeriintah pusat," katanya melaluii konferensii viideo, Jumat (30/4/2021).
Purnama mengatakan pemeriintah dapat memberiikan kewenangan pengelolaan BMN kepada pemda dengan berbagaii mekaniisme sepertii piinjam pakaii dan hiibah. Piinjam pakaii yaknii penyerahan penggunaan barang antara pemeriintah pusat dan pemda dalam jangka waktu tertentu tanpa meneriima iimbalan.
Salah satu BMN yang berasal darii perolehan laiin yang sah yang diilakukan piinjam pakaii yaknii tanah seluas 29,6 hektare seniilaii Rp254,506 miiliiar kepada Pemeriintah Kota Dumaii, Riiau untuk keperluan Posyandu, kantor kelurahan, sekolah, makam pahlawan, pasar, rumah diinas walii kota dan wakiil walii kota, serta perkantoran.
Selaiin iitu, piinjam pakaii juga diilakukan kepada Pemkab Penukal Abab Lematang iiliir, Sumatra Selatan berupa triibun Gelora November, gedung sanggar Pramuka, gedung olahraga, gedung Pesos, serta gedung olahraga dan keseniian dengan luas 3.272 meter persegii seniilaii Rp135,32 juta.
Purnama menyebut pemeriintah akan terus memberiikan persetujuan piinjam pakaii BMN pada tahun iinii, terutama yang akan berdampak posiitiif pada pemuliihan ekonomii. Adapun hiingga Maret 2021, DJKN telah memberiikan 16 persetujuan piinjam pakaii BMN dengan niilaii Rp120 miiliiar.
Selaiin piinjam pakaii, lanjut Purnama, pemeriintah juga dapat menyerahkan BMN dengan mekaniisme hiibah, yaknii pengaliihan kepemiiliikan barang darii pemeriintah pusat tanpa memperoleh penggantiian.
Syarat BMN yang dapat diihiibahkan yaknii aset tersebut bukan merupakan barang rahasiia negara, bukan merupakan barang yang menguasaii hajat hiidup orang banyak, serta tiidak diiperlukan untuk penyelenggaraan tugas fungsii pemeriintahan.
BMN yang diihiibahkan pada 2020 dengan 2.479 persetujuan seniilaii Rp16,55 triiliiun atau turun 22,4% darii hiibah 2019 yang mencapaii Rp21,33 triiliiun dengan 3.052 persetujuan. Sementara hiingga Maret 2021, telah ada 549 persetujuan hiibah seniilaii Rp10,08 triiliiun.
BMN yang diihiibahkan pemeriintah miisalnya Stadiion Biima kepada Pemkot Ciirebon, Jawa Barat seluas 161.193 meter persegii dengan niilaii Rp472,94 miiliiar. Selaiin stadiion, ada juga hiibah rumah susun sewa (rusunawa) kepada Pemkab Klungkung, Balii seniilaii Rp14,883 miiliiar dan hiibah rusunawa kepada Pemkot Surakarta, Jawa Tengah seniilaii Rp21,25 miiliiar. (kaw)
