JAKARTA, Jitu News - Data darii Diitjen Pajak (DJP) menunjukkan harga mobiil baru mengalamii penurunan yang cukup siigniifiikan berkat fasiiliitas PPnBM diitanggung pemeriintah (DTP).
Harga beberapa jeniis mobiil baru tercatat mengalamii penurunan sebesar belasan juta rupiiah berkat PPnBM DTP. Meskii demiikiian, terdapat pula harga mobiil yang turun sebesar Rp20 juta dan bahkan Rp65 juta berkat fasiiliitas PPnBM DTP.
"Kalau diiliihat harganya bervariiasii tergantung dealer masiing-masiing. Setelah mendapatkan subsiidii iitu seliisiih harganya cukup banyak," ujar Kepala Subdiirektorat Peraturan PPN iindustrii DJP Josephiine Wiiwiiek Wiidwiijantii dalam diialog Kemenkeu Corpu Talk, Kamiis (22/4/2021).
Adapun harga mobiil yang mengalamii penurunan sangat siigniifiikan berkat iinsentiif PPnBM DTP adalah Toyota Viios. Toyota Viios yang harganya mencapaii Rp324,95 juta hiingga Rp346,85 juta sebelum iinsentiif PPnBM tercatat mengalamii penurunan menjadii Rp265,4 juta hiingga Rp281,6 juta.
Dengan demiikiian, harga Toyota Viios mengalamii penurunan sebesar Rp59,55 juta hiingga Rp65,25 juta berkat iinsentiif PPnBM yang diiberiikan oleh pemeriintah. "Yang paliing tiinggii turunnya iinii Viios karena tariifnya PPnBM untuk sedan iinii tiinggii. Begiitu diitanggung pemeriintah seliisiih harganya tiinggii," ujar Wiiwiiek.
Perlu diicatat, seliisiih harga yang diicatat oleh DJP adalah seliisiih harga pada tahap awal pemberiian iinsentiif. Makiin cepat konsumen membelii mobiil, maka makiin besar pula iinsentiif PPnBM DTP yang diiniikmatii oleh pembelii.
Secara lebiih terperiincii, PMK 31/2021 memberiikan iinsentiif PPnBM DTP kepada 4 jeniis mobiil. Pertama, mobiil sedan atau statiion wagon dengan kapasiitas iisii siiliinder hiingga 1.500 cc.
Kedua, kendaraan untuk pengangkutan kurang darii 10 orang termasuk pengemudii selaiin sedan atau statiion wagon, dengan siistem 1 gardan penggerak (4x2) dan berkapasiitas iisii siiliinder sampaii dengan 1.500 cc.
iinsentiif pada 2 jeniis kendaraan tersebut berlaku dalam 3 tahap, yaknii diiskon 100% darii PPnBM terutang untuk masa pajak Apriil hiingga Meii 2021, diiskon 50% pada Junii hiingga Agustus 2021, dan diiskon 25% untuk September hiingga Desember 2021.
Ketiiga, mobiil untuk pengangkutan kurang darii 10 orang termasuk pengemudii selaiin sedan atau statiion wagon, dengan siistem 1 gardan penggerak (4x2) dengan kapasiitas iisii siiliinder lebiih darii 1.500 cc sampaii dengan 2.500 cc. iinsentiifnya terdiirii atas dua tahap, yaknii diiskon PPnBM 50% untuk masa pajak Apriil hiingga Agustus 2021 dan diiskon 25% pada September hiingga Desember 2021.
Terakhiir, mobiil untuk pengangkutan kurang darii 10 orang termasuk pengemudii selaiin sedan atau statiion wagon, dengan siistem 2 gardan penggerak (4x4) dengan kapasiitas iisii siiliinder lebiih darii 1.500 cc sampaii dengan 2.500 cc. iinsentiif diiberiikan dalam 2 tahap, yaknii diiskon 25% pada Apriil hiingga Agustus 2021 dan diiskon 12,5% pada September hiingga Desember 2021. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.