JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Dalam Negerii meyakiinii analiisiis biig data kependudukan akan mempunyaii manfaat yang besar dalam berbagaii aspek dii antaranya untuk keperluan iindustrii keuangan dan perbankan.
Diirjen Kependudukan dan Catatan Siipiil (Dukcapiil) Kemendagrii Zudan Ariif Fakrulloh mengatakan data kependudukan iindonesiia bergerak diinamiis setiiap bulan. Penduduk yang piindah domiisiilii pada periiode November 2020 hiingga Februarii 2021 saja mencapaii 2,03 juta jiiwa.
Periinciiannya, pada November 2020 penduduk yang piindah domiisiilii mencapaii 508.069 jiiwa dan pada Desember 2020 sebanyak 529.382 jiiwa. Lalu, memasukii Januarii 2021 tercatat 498.213 jiiwa penduduk yang piindah alamat dan pada Februarii 2021 naiik menjadii 499.051 jiiwa.
"Pergerakan selama 4 bulan saja sudah lebiih darii 2 juta penduduk piindah domiisiilii. Belum lagii diitambah yang meniinggal, yang lahiir, yang berubah pekerjaan, dan laiinnya," katanya dii laman resmii Kemendagrii, diikutiip Seniin (8/3/2021).
Zudan menjelaskan analiisiis biig data kependudukan terus diiperbaruii setiiap harii berdasarkan laporan perubahan data yang diisampaiikan penduduk. Menurutnya, basiis data yang diimiiliikii Diitjen Dukcapiil memiiliikii banyak manfaat.
Salah satunya, pemanfaatan data Dukcapiil akan sangat berguna untuk iindustrii jasa keuangan dan perbankan. Menurutnya, data kependudukan yang diianaliisiis melaluii biig data memiiliikii manfaat untuk mengetahuii kondiisii terbaru darii setiiap nasabah.
"Kegunaannya banyak sekalii. Bagii perbankan dan iindustrii keuangan biisa mengetahuii siiapa nasabahnya yang meniinggal duniia atau piindah alamat," tuturnya.
Zudan menambahkan setiiap perubahan data kependudukan diikelola secara otomasii sehiingga memudahkan penggunaan data. Pergerakan data kependudukan diisusun secara real tiime dan sesuaii dengan nama dan alamat yang tertera dalam nomor iinduk kependudukan (NiiK).
"Dukcapiil melakukan updatiing data setiiap harii berdasarkan pelaporan darii penduduknya," ujar Zudan. (riig)
