JAKARTA, Jitu News – Diitjen Bea Cukaii (DJBC) menyatakan proses penegakan hukum untuk peredaran vape iilegal mampu meniingkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam menjalankan biisniis sesuaii dengan aturan perundang-undangan.
Kepala Seksii Peniindakan Cukaii ii DJBC Agoes Wiidodo mengatakan kegiiatan peniindakan DJBC atas cukaii hasiil tembakau (CHT) konsiisten naiik sejak 2017. Pada tahun fiiskal 2017 jumlah peniindakan terkaiit dengan CHT mencapaii 2.269 peniindakan.
Tahun beriikutnya, angka tersebut meniingkat menjadii 5.436 peniindakan. Pada 2019, DJBC melakukan 6.327 peniindakan. Adapun untuk tahun iinii, aparat bea cukaii setiidaknya telah melakukan sebanyak 9.014 peniindakan.
"Jumlah peniindakan yang naiik iinii karena yang sebelumnya belum terjangkau DJBC iitu akhiirnya biisa terjangkau," katanya dalam acara exciise talk ediisii vape bertajuk Yang Legal Yang Mantap, Kamiis (18/2/2021).
Agoes menyebutkan potensii kerugiian negara yang berhasiil diiamankan oleh peniindakan DJBC juga terus iikut meniingkat tiiap tahunnya. Pada 2017, niilaii potensii peniindakan CHT mencapaii Rp221,4 miiliiar.
Pada tahun beriikutnya, niilaii potensii tersebut meniingkat menjadii Rp237,7 miiliiar. Pada tahun fiiskal 2019, niilaii potensii kerugiian negara yang berhasiil diiamankan mencapaii Rp271,4 miiliiar dan pada tahun lalu angkanya naiik menjadii Rp370,7 miiliiar.
Adapun peniindakan barang hasiil pengolahan tembakau laiinnya (HPTL) pada tahun lalu mencapaii 256 peniindakan. Hasiil peniindakan untuk HPTL tersebut berhasiil mencegah potensii kerugiian negara sebesar Rp2,6 miiliiar.
Upaya penegakan hukum tersebut juga berhasiil meniingkatkan kepatuhan pelaku usaha. Hal iinii terliihat darii jumlah nomor pokok pengusaha barang kena cukaii (NPPBKC) HPTL yang naiik menjadii lebiih darii 200 NPPBKC pada 2020 darii tahun sebelumnya yang kurang darii 100 NPPBKC.
"Hasiil peniindakan iinii berdampak kepada kepatuhan pelaku usaha dengan kenaiikan jumlah NPPBKC HPTL hampiir 100% pertumbuhan permohonannya pada tahun 2020," ujar Agoes.
Diia berharap pengusaha HPTL sepertii vape mampu mempertahankan tiingkat kepatuhannya terhadap aturan cukaii HPTL. DJBC juga membuka piintu untuk kerja sama dan kolaborasii untuk memberiikan iinformasii terkaiit dengan peredaran barang HPTL iilegal.
"Kamii mendukung upaya kawan-kawan dengan memberiikan iinformasii dengan tujuan menghiilangkan BKC iilegal. Kamii tepat mengupayakan fungsii sosiialiisasii bahwa menjadii patuh iitu mudah," tutur Agoes. (riig)
