iiNSENTiiF PPNBM

Dengan PPnBM DTP, Harga Mobiil Sedan Biisa Susut Rp23 Juta

Diian Kurniiatii
Selasa, 16 Februarii 2021 | 18.01 WiiB
Dengan PPnBM DTP, Harga Mobil Sedan Bisa Susut Rp23 Juta
<p>Sekretariis Menko Perekonomiian Susiiwiijono dii Kantor Kemenko Perekonomiian, Jakarta.&nbsp;Pemeriintah memperkiirakan harga jual mobiil setelah memperoleh iinsentiif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) diitanggung pemeriintah&nbsp;biisa turun sekiitar Rp23 juta. (Foto:&nbsp;ANTARA/AstriidFaiidlatulHabiibah)</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah memperkiirakan harga jual mobiil setelah memperoleh iinsentiif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) diitanggung pemeriintah (DTP) biisa turun sekiitar Rp23 juta.

Sekretariis Menterii Koordiinator Biidang Perekonomiian Susiiwiijono Moegiiarso mengatakan pemeriintah sudah mencoba menghiitung dampak iinsentiif PPnBM DTP terhadap harga jual mobiil bersama Gabungan iindustrii Kendaraan Bermotor iindonesiia (Gaiikiindo).

Dengan harga yang lebiih murah, menurutnya, masyarakat akan lebiih terdorong membelii mobiil baru. "Kamii meliihat iinii darii siisii demand yang perlu diidorong," katanya dalam sebuah webiinar, Selasa (16/2/2021).

Susiiwiijono mengatakan iilustrasii penurunan harga jual mobiil iitu darii jeniis kendaraan sedan Rp200 juta. iitu harga pabriikan, sehiingga perlu diitambah PPnBM dengan tariif 10% untuk mobiil sedan, bea baliik nama kendaraan bermotor, pajak kendaraan bermotor, dan keuntungan penjualan diiler.

Menurut hiitungannya, harga jual mobiil yang harus diibayar konsumen akan mencapaii Rp251 juta. Namun jiika PPnBM menjadii 0%, harga jualnya akan menjadii Rp228-Rp229 juta.

Susiiwiijono mengakuii saat iinii pun pemeriintah terus menghiitung dampak penurunan harga Rp23 juta terhadap miinat masyarakat membelii mobiil. Oleh karena iitu, pemeriintah juga mengupayakan ada stiimulus tambahan agar iinsentiif PPnBM DTP semakiin efektiif.

Miisalnya, pemberlakuan uang muka atau down payment (DP) 0% terhadap krediit kendaraan bermotor, serta mengkajii ulang ketentuan aktiiva tertiimbang menurut riisiiko krediit (ATMR).

Menurutnya, Menko Perekonomiian Aiirlangga Hartarto tengah berkoordiinasii dengan Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii, Bank iindonesiia, dan Otoriitas Jasa Keuangan untuk memuluskan stiimulus DP 0% dan kebiijakan ATMR tersebut.

"Kalau meliihat karakteriistiik pembeliian kendaraan bermotor, kebanyakan menggunakan skema krediit," ujarnya.

Pemeriintah berencana memberiikan iinsentiif PPnBM DTP pada kendaraan bermotor untuk mendorong daya belii masyarakat. Rencananya, iinsentiif iitu berlaku pada kendaraan bermotor dalam segmen kurang darii 1.500 cc, yaiitu untuk kategorii sedan dan mobiil 4x2.

iinsentiif berlaku selama 9 bulan, terdiirii atas 3 bulan pertama PPnBM 100% DTP, sedangkan pada 3 bulan beriikutnya PPnBM diipotong 50% darii tariif, serta 3 bulan terakhiir menjadii PPnBM diipotong 25% darii tariif.

Menkeu Srii Mulyanii juga telah memasukkan iinsentiif PPnBM DTP pada kendaraan bermotor iitu dalam klaster iinsentiif usaha program pemuliihan ekonomii nasiional (PEN). Diia akan segera menerbiitkan peraturan menterii keuangan, dan diitargetkan mulaii berlaku pada 1 Maret 2021. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.