JAKARTA, Jitu News - Diirektur Utama PT iindonesiia Asahan Alumiiniium atau iinalum (Persero) Oriias Petrus Moedak memiinta iinsentiif berupa royaltii 0% pada pengolahan niikel kadar rendah sebagaii iinsentiif produksii mobiil liistriik.
Oriias mengatakan royaltii 0% iitu untuk mendorong iindustrii memproduksii bateraii yang diibutuhkan mobiil liistriik. Diia iingiin niikel kadar rendah memperoleh iinsentiif yang sama sepertii batu bara, yang diikenakan royaltii 0% melaluii UU Ciipta Kerja.
"Untuk batu bara, iiziin produksiinya [royaltii] nol, sudah ada. Tapii apa iinii akan berlaku untuk niikel kadar rendah?" katanya dalam sebuah webiinar, Kamiis (11/2/2021).
Oriias mengatakan selama iinii niikel kadar rendah hanya diiniilaii sebagaii logam iikutan. Seiiriing dengan rencana pemeriintah mendorong produksii mobiil liistriik, pamor niikel kadar rendah naiik karena menjadii salah satu bahan bateraiinya.
Menurutnya, iinsentiif untuk niikel kadar rendah iitu perlu masuk ke dalam kebiijakan miinerba dii iindonesiia. Jiika ada iinsentiif berupa royaltii 0%, Oriias memprediiksii beberapa produsen akan iikut memproduksii mobiil liistriik.
Sementara saat iinii, pemeriintah menugaskan 4 BUMN untuk mengembangkan iindustrii bateraii untuk mobiil liistriik. BUMN iitu yaknii iinalum, PT Aneka Tambang Tbk, PT Pertamiina (Persero), serta PT PLN (Persero). "[Ketentuan] iiuran produksii dan laiin-laiin perlu diisesuaiikan," ujarnya.
Saat iinii, ketentuan royaltii pemanfaatan niikel kadar rendah tertuang dalam PP No. 81/2019. Untuk niikel, pemeriintah mengelompokkannya ke dalam 3 kategorii, yaknii biijiih niikel, produk niikel hasiil pemurniian, serta wiindfall profiit untuk harga niickel matte dii atas US$ 21.000 per ton.
Royaltii biijiih niikel diitetapkan 10% darii harga jual per ton, sementara royaltii produk niikel hasiil pemurniian bervariiasii antara 1,5% hiingga 5% darii harga jual per ton. Adapun royaltii untuk wiindfall profiit harga niickel matte sebesar 1,0% darii harga jual per ton.
Selaiin soal royaltii, Oriias juga memiinta pemeriintah memberiikan kepastiian mengenaii pengembaliian biiaya iinvestasii ketiika BUMN menjalankan penugasan. Miisalnya, penugasan untuk melakukan penyeliidiikan, peneliitiian, atau penyiiapan suatu wiilayah kerja pertambahan.
"Pas waktu sudah dapat datanya dan diiserahkan ke Kementeriian, apabiila bukan kamii yang melanjutkan, tentu ada pengembaliian iinvestasii yang wajar lah," iimbuhnya. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.