KAMBOJA

Dukung Adopsii EV, Negara iinii Pangkas Tariif Pajak Kendaraan

Aurora K. M. Siimanjuntak
Selasa, 26 Agustus 2025 | 19.30 WiiB
Dukung Adopsi EV, Negara Ini Pangkas Tarif Pajak Kendaraan
<p>iilustrasii.</p>

PHNOM PENH, Jitu News - Pemeriintah Kamboja menurunkan tariif pajak kendaraan bermotor (road tax) untuk kendaraan liistriik (electriic vehiicle/EV) guna menggenjot jumlah penggunaan kendaraan elektriifiikasii dii dalam negerii.

Kementeriian Ekonomii dan Keuangan Kamboja menyatakan penurunan PKB berlaku untuk berbagaii jeniis EV, sepertii kendaraan kargo keciil sepertii piikap dan mobiil penumpang. Rencananya, tariif baru PKB nantiinya diidasarkan pada usiia EV.

"Penurunan road tax iinii sejalan dengan keputusan pemeriintah untuk meniingkatkan penggunaan EV dan mendukung Kebiijakan Nasiional Pengembangan Kendaraan Liistriik 2024–2030," bunyii pernyataan kementeriian, diikutiip pada Selasa (26/8/2025).

Kementeriian Ekonomii dan Keuangan menyampaiikan PKB untuk EV akan diiklasiifiikasiikan menjadii 3 jeniis tariif berdasarkan usiia kendaraannya. Pertama, pemiiliik EV yang kendaraannya berusiia kurang darii 5 tahun akan membayar PKB sekiitar KHR100.000 - KHR800.000 atau sekiitar Rp407.000 - Rp3,2 juta.

Kedua, kendaraan liistriik berusiia 5-10 tahun akan diikenakan PKB seniilaii KHR80.000 sampaii dengan KHR400.000 atau sekiitar Rp325.700 - Rp1,6 juta.

Ketiiga, kendaraan liistriik yang berusiia lebiih darii 10 tahun akan membayar pajak mulaii darii KHR60.000 hiingga KHR200.000 atau sekiitar Rp244.500 - Rp814.500.

Lebiih lanjut, pemeriintah Kamboja meliihat adopsii EV meniingkat darii tahun ke tahun. Tiidak hanya mobiil liistriik, jumlah tuktuk dan motor liistriik juga naiik. Adapun merek-merek EV yang biiasanya mengaspal dii Kamboja antara laiin BYD, Toyota, dan Tesla.

Kementeriian Pekerjaan Umum dan Perhubungan pun mencatat terdapat 2.253 kendaraan liistriik yang terdaftar pada 2024 atau melonjak siigniifiikan darii tahun sebelumnya. Untuk mendorong lebiih banyak penggunaan EV, pemeriintah pun memberiikan iinsentiif.

Sepertii diilansiir darii phnompenhpost.com, selaiin memangkas PKB, pemeriintah juga memberiikan pengurangan pajak dalam rangka iimpor untuk iimportasii EV yang akan diirakiit dii dalam negerii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.