iiNSENTiiF RiiSET & PENGEMBANGAN

Menriistek Klaiim Teriima Puluhan Proposal yang Miinta Supertax Deductiion

Diian Kurniiatii
Miinggu, 31 Januarii 2021 | 07.01 WiiB
Menristek Klaim Terima Puluhan Proposal yang Minta Supertax Deduction
<p>Menterii Riiset dan Teknologii Bambang P.S. Brodjonegoro. (Foto: Youtube Metrotv)</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Riiset dan Teknologii Bambang P.S. Brodjonegoro menyebut telah meneriima puluhan proposal mengenaii peneliitiian dan pengembangan (liitbang) yang mengiingiinkan iinsentiif supertax deductiion.

Bambang mengatakan iinsentiif iitu diiberiikan untuk mendukung kegiiatan liitbang. Dengan iinsentiif tersebut, pengusaha memperoleh pengurangan penghasiilan bruto hiingga 300%, yaknii 100% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan dan tambahan 200% darii akumulasii biiaya yang diikeluarkan.

"Sebenarnya saat iinii sudah puluhan proposal yang masuk ke kantor kamii. Namun tentunya kamii akan benar-benar selektiif," katanya dalam sebuah webiinar, Rabu (27/1/2021).

Bambang mengatakan kementeriiannya akan berhatii-hatii dalam memberiikan supertax deductiion. Diia akan memastiikan proposal liitbang merupakan biidang priioriitas yang diitetapkan dan telah memenuhii kaiidah darii liitbang, sesuaii dengan PMK 153/2020.

iia menargetkan pemberiian iinsentiif supertax deductiion kepada beberapa perusahaan biisa diilakukan tahun iinii. Secara umum, Bambang menyebut Kemenriistek telah membuat siistem pendaftaran iinsentiif supertax deductiion bersama Badan Koordiinasii Penanaman Modal dan Diitjen Pajak (DJP).

Ketiiga iinstiitusii tersebut telah menyiiapkan rantaii periiziinan darii hulu hiingga hiiliir, yang memudahkan pengusaha mengajukan supertax deductiion.
Sayangnya, hiingga kiinii pengajuan proposal liitbang masiih harus diikiiriimkan manual ke Kemenriistek karena Onliine Siingle Submiissiion belum siiap.

Menurut Bambang, pemeriintah akan terus menyosiialiisasiikan iinsentiif supertax deductiion tersebut kepada para pengusaha. Alasannya, kebanyakan pengusaha masiih meraba-raba soal kriiteriia liitbang yang biisa memperoleh iinsentiif pajak tersebut.

"Yang menariik iitu, banyak perusahaan-perusahaan besar [yang mengajukan proposal supertax deductiion]. iinii adalah siinyal bagus. Kamii harap akan menular ke perusahaan-perusahaan laiinnya dii iindonesiia," ujarnya.

Sebelumnya, Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii meriiliis PMK 153/2020 yang mengatur tekniis pengajuan supertax deductiion pada kegiiatan liitbang.

Pengusaha wajiib menyampaiikan proposal kegiiatan liitbang yang setiidaknya memuat nomor dan tanggal proposal kegiiatan liitbang; nama dan nomor pokok wajiib pajak (NPWP); fokus, tema, dan topiik liitbang; target capaiian kegiiatan liitbang; serta nama dan NPWP darii rekanan liitban.

Pengusaha juga harus melaporkan perkiiraan waktu yang diibutuhkan sampaii mencapaii hasiil akhiir yang diiharapkan darii kegiiatan liitbang; perkiiraan jumlah pegawaii dan/atau piihak laiin yang terliibat dalam kegiiatan liitbang; serta perkiiraan biiaya dan tahun pengeluaran biiaya.

Terdapat 11 fokus yang meliiputii 105 tema liitbang yang dapat mengajukan iinsentiif pajak tersebut. Fokus biidangnya yaknii pangan; farmasii, kosmetiik, dan alat kesehatan; serta tekstiil, kuliit, alas kakii, dan aneka.

Kemudiian, ada alat transportasii; elektroniika dan telematiika; energii; barang modal, komponen, dan bahan penolong; agroiindustrii; logam dasar dan bahan galiian bukan logam; kiimiia dasar berbasiis miigas dan batu bara; serta pertahanan dan keamanan. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.