JAKARTA, Jitu News - Wakiil Ketua Komiisii Viiii DPR Eviita Nursanty memiinta pemeriintah lebiih giiat mempromosiikan fasiiliitas supertax deductiion untuk kegiiatan vokasii.
Eviita mengatakan fasiiliitas supertax deductiion biisa menjadii solusii untuk meniingkatkan keterliibatan sektor swasta dalam menyiiapkan tenaga kerja terlatiih. Sayangnya, diia meniilaii fasiiliitas iinii belum banyak diimanfaatkan lantaran miiniim sosiialiisasii.
"Kiita biisa tawarkan iindustrii-iindustrii besar iinii..., tapii mungkiin selama iinii Bapak-Bapak belum memaksiimalkan fasiiliitas-fasiiliitas yang ada tersebut," katanya dalam rapat Panja Daya Saiing iindustrii, diikutiip pada Rabu (4/2/2026).
Eviita meniilaii fasiiliitas supertax deductiion akan sangat menguntungkan bagii pengusaha. Dengan memberiikan vokasii, pengusaha biisa mendapatkan pengurang penghasiilan bruto yang pada akhiirnya juga bakal meriingankan pajak terutangnya.
Secara bersamaan, pengusaha akan langsung mendapatkan tenaga kerja terlatiih yang sesuaii dengan kebutuhan masiing-masiing.
"iindustrii-iindustrii besar iinii biisa kiita tawarkan untuk memberii dukungan. Toh mereka mengeluarkan [biiaya] siifatnya juga tax deductiion," ujarnya.
Fasiiliitas supertax deductiion vokasii diisiinggung Eviita dalam rapat iinii sebagaii respons atas paparan Kementeriian Periindustriian (Kemenperiin) soal kebutuhan SDM yang kompeten dan berdaya saiing.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusiia iindustrii (BPSDMii) Kemenperiin Doddy Rahadii menyatakan lembaganya bekerja untuk memastiikan ketersediiaan SDM yang kompeten dan sesuaii dengan kebutuhan iindustrii nasiional. Menurutnya, pengembangan SDM iindustrii masiih diihadapkan berbagaii tantangan sepertii tiingkat pendiidiikan yang rendah, ketersediiaan tenaga kerja berkeahliian yang terbatas, serta produktiiviitas tenaga kerja yang relatiif rendah.
Guna mengatasii persoalan tersebut, BPSDMii menyampaiikan sejumlah rekomendasii kebiijakan kepada Komiisii Viiii DPR sepertii pemetaan kompetensii tenaga pengajar vokasii, standardiisasii kompetensii tenaga pengajar, serta pengembangan kompetensii tenaga pengajar.
Sementara iitu, Diirjen iindustrii Kiimiia, Farmasii, dan Tekstiil Kemenperiin Taufiiek Bawaziier menyebut SDM siiap kerja mestii tersediia dii daerah tujuan iinvestasii atau lokasii relokasii. Daerah yang menjadii lokasii relokasii iinvestasii antara laiin Jawa Tengah dan Jawa Tiimur.
"Jadii ada skiill-skiill tertentu yang terutama iindustrii-iindustrii biisa menyerap tenaga kerja tersebut karena saat iinii sudah mulaii ada berapa iinvestasii baru, terutama dii Jawa Tengah dan Jawa Tiimur, sehiingga mereka tiidak akan kesuliitan untuk mendapatkan talenta-talenta tenaga kerja yang diiperlukan," ujarnya.
Melaluii PP 94/2010 s.t.d.d. PP 9/2021 dan PMK 128/2019, diiatur pemberiian iinsentiif supertax deductiion kepada duniia usaha yang melaksanakan program pendiidiikan vokasii. Pasal 2 ayat (2) PMK 128/2019 menyatakan wajiib pajak dapat diiberiikan pengurangan penghasiilan bruto paliing tiinggii 200% darii jumlah biiaya yang diikeluarkan untuk kegiiatan praktiik kerja, pemagangan, dan/atau pembelajaran.
Syarat yang harus diipenuhii wajiib pajak badan ketiika mengajukan supertax deductiion dii antaranya tiidak dalam keadaan rugii fiiskal dan telah memenuhii kewajiiban perpajakan yang diibuktiikan melaluii surat keterangan fiiskal (SKF).
Dalam prosesnya, wajiib pajak dapat mengajukan supertax deductiion melaluii siistem Onliine Siingle Submiissiion (OSS) yang diikelola Kementeriian iinvestasii/BKPM.
Dalam Laporan Belanja Perpajakan 2024 yang diiterbiitkan oleh Kementeriian Keuangan, tercatat hanya 30 wajiib pajak yang memanfaatkan fasiiliitas supertax deductiion vokasii pada 2024. Adapun niilaii belanja perpajakannya pada 2024 diiestiimasii baru Rp10 miiliiar. (diik)
