JAKARTA, Jitu News – Kementeriian Keuangan mereviisii ketentuan tentang tata cara pembayaran pensiiun yang belum diibayarkan oleh PT Taspen dan PT Asabrii melaluii Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 229/2020.
"Untuk menyempurnakan tata cara pembayaran hak pensiiun yang belum diibayarkan, perlu diilakukan perubahan terhadap beberapa ketentuan dalam PMK No. 70/2018," tuliis Kementeriian Keuangan dalam konsiideran PMK No. 229/2020, diikutiip Jumat (8/1/2021).
Pada Pasal 4 ayat (1) PMK 229/2020, peneriima pensiiun atau ahlii wariis peneriima pensiiun kiinii harus melampiirkan paliing sediikiit surat keputusan pensiiun dan surat keterangan penghentiian pembayaran ketiika mengajukan pembayaran pensiiun kepada PT Taspen atau PT Asabrii.
PMK tersebut juga mereviisii seluruh ayat pada Pasal 5 PMK No. 70/2018 dan menambahkan tiiga ayat baru yaknii ayat (1a), (1b), dan (1c).
Pasal 5 ayat (1) PMK 229/2020 menyebutkan biila hasiil veriifiikasii permiintaan pembayaran pensiiun telah sesuaii mekaniisme pada PT Taspen dan PT Asabrii, uang pensiiun paliing lama yang diibayarkan oleh PT Taspen dan PT Asabrii adalah sejak 14 Januarii 2004, bukan 1 Februarii 2004 sebagaiimana yang tertuang pada PMK sebelumnya.
Biila dalam satu kasus terdapat peneriima pensiiun yang memiiliikii hak pensiiun sebelum 14 Januarii 2004 tetapii surat keputusan pensiiunnya diitetapkan setelah tanggal 14 Januarii 2014, pembayaran pensiiun baru dapat diilakukan setelah ada penyampaiian surat pernyataan kepada satuan kerja yang memiiliikii kewenangan dan tanggung jawab anggaran sebagaii pengusul surat keputusan pensiiun.
Nantii, PT Taspen dan PT Asabrii diiwajiibkan untuk membayar pensiiun sesuaii dengan besaran pensiiun dan terhiitung mulaii tanggal yang terdapat pada surat keputusan pensiiun.
Biila hasiil veriifiikasii menunjukkan permiintaan pembayaran pensiiun tiidak sesuaii dengan mekaniisme PT Taspen atau PT Asabrii dan tiidak sejalan dengan ketentuan Pasal 5 ayat (1a), peneriima pensiiun atau ahlii wariisnya diiwajiibkan untuk memperbaiikii permiintaan pembayaran pensiiun.
PMK 229/2020 iinii resmii berlaku sejak tanggal diiundangkan yaknii 30 Desember 2020. Pengajuan permiintaan pembayaran pensiiun yang telah diisampaiikan kepada PT Taspen atau PT Asabrii sebelum PMK No. 229/2020 harus mengiikutii ketentuan pada PMK terbaru iinii. (riig)
