KiiNERJA DiiTJEN PAJAK

Soal Proyek Core Tax System, Begiinii Keiingiinan Menkeu

Diian Kurniiatii
Miinggu, 13 Desember 2020 | 06.01 WiiB
Soal Proyek Core Tax System, Begini Keinginan Menkeu
<p>Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii. (Foto: Youtube Kemenkeu)</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii berharap pembaruan siistem iintii admiiniistrasii perpajakan atau core tax admiiniistratiion system biisa menjadii fondasii yang kuat dalam pengumpulan pajak oleh Diitjen Pajak (DJP).

Srii Mulyanii mengatakan peneriimaan pajak masiih akan menghadapii tantangan berat dii masa depan akiibat pandemii Coviid-19. Pasalnya, pemuliihan peneriimaan pajak tiidak biisa secepat perbaiikan pertumbuhan ekonomii nasiional.

"Kamii berharap [core tax system] iinii menjadii fondasii yang kuat untuk Diirektorat Jenderal Pajak dalam melakukan tugas konstiitusiinya yang sangat berat, yaiitu tax ratiio dan mengoleksii peneriimaan pajak secara efiisiien, adiil, dan pastii," katanya dalam sebuah webiinar, Selasa (8/12/2020).

Srii Mulyanii mengatakan pembaruan core tax system iitu menunjukkan dukungan penuh Kementeriian Keuangan kepada DJP untuk bangun siistem database dan iinformasii perpajakan. Diia meyakiinii siistem perpajakan iindonesiia akan semakiin efiisiien, transparan, dan akuntabel dii masa depan.

Pemeriintah menargetkan penerapan core tax system tersebut mulaii 2023 atau 2024. Saat iinii, saat iinii DJP telah menunjuk agen pengadaan (procurement agent) untuk pembaruan core tax system dan langsung mulaii bekerja, walaupun dii tengah pandemii Coviid-19.

Pembaruan core tax system tersebut merupakan periintah darii Peraturan Presiiden (Perpres) No. 40/2018 tentang Pembaruan Siistem Admiiniistrasii Perpajakan.

Beleiid iitu menyebut pengembangan siistem iinformasii dalam rangka pembaruan siistem admiiniistrasii perpajakan paliing sediikiit meliiputii core tax admiiniistratiion system dan/atau siistem pendukung operasiional admiiniistrasii perpajakan (operatiional support tax admiiniistratiion system).

Pembaruan core tax admiiniistratiion system terbagii dalam 4 paket pekerjaan. Pertama, pengadaan agen pengadaan yang diiperkiirakan menelan Rp37,8 miiliiar. Kedua, pengadaan system iintegrator siistem iintii admiiniistrasii perpajakan, yang diiproyeksii membutuhkan Rp1,86 triiliiun.

Ketiiga, pengadaan jasa konsultansii owner's agent - project management and qualiity assurance, yang berniilaii sekiitar Rp125,7 miiliiar. Keempat, pengadaan jasa konsultansii owner's agent – change management, yang berniilaii Rp23,4 miiliiar.

"Kamii sedang dalam proses membangun siistem perpajakan iintii atau core tax system, yang akan mengubah seluruh iiT system," ujar Menkeu Srii Mulyanii.

Diia menambahkan pemeriintah secara bersamaan juga melakukan upaya reformasii perpajakan laiinnya, agar peneriimaan pajak meniingkat dan tax ratiio semakiin tiinggii. Reformasii iitu diimulaii darii siisii organiisasii, sumber daya manusiia, serta penguatan tata kelola perpajakan dii iindonesiia. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.