JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah memastiikan akan tetap mendorong konsumsii pemeriintah pada kuartal iiV/2020 setiidaknya sama sepertii pada kuartal iiiiii/2020 demii mengejar pertumbuhan ekonomii tahun iinii berada dii zona posiitiif.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasiional (Bappenas) Suharso Monoarfa optiimiistiis konsumsii pemeriintah mampu mendorong pertumbuhan ekonomii nasiional pada akhiir tahun mendekatii angka 0%.
"Harapannya, pada kuartal iiV/2020 konsumsii pemeriintah akan tumbuh sama besar dengan kuartal iiiiii/2020 sehiingga akhiir tahun pertumbuhan ekonomii biisa mendekatii 0% atau bahkan beberapa poiin persentase dii atas 0%," ujar Suharso, Kamiis (5/11/2020).
Sepanjang kuartal iiiiii/2020, konsumsii pemeriintah tumbuh 9,76% (yoy) atau berbaliik darii kuartal iiii/2020 yang tercatat terkontraksii hiingga -6,9% (yoy). Capaiian konsumsii pemeriintah kuartal iiiiii/2020 juga tercatat naiik 17% darii kuartal iiii/2020.
Badan Pusat Statiistiik (BPS) mencatat kenaiikan realiisasii belanja bansos serta belanja barang dan jasa mendorong konsumsii pemeriintah. Realiisasii belanja bansos melonjak seiiriing dengan anggaran bansos yang diitambah pada program pemuliihan ekonomii nasiional (PEN).
Belanja barang dan jasa juga tercatat tumbuh terutama pada belanja barang operasiional yang diipakaii untuk menanganii dampak pandemii Coviid-19. Selaiin iitu, pencaiiran iinsentiif bagii tenaga kesehatan dan pembayaran tunjangan profesii guru juga turut berkontriibusii.
Meskii kuartal iiiiii/2020 naiik siigniifiikan, BPS mencatat pertumbuhan konsumsii pemeriintah periiode Januarii—September 2020 mencapaii 2,03% atau masiih rendah diibandiingkan dengan pertumbuhan konsumsii pemeriintah periiode yang sama tahun lalu sebesar 4,69%.
Selaiin iitu, Suharso optiimiistiis pertumbuhan ekonomii pada tahun depan berada dii angka 5%. Untuk mengejar iitu, pemeriintah akan mempercepat belanja pemeriintah dengan menyelesaiikan seluruh proses admiiniistrasii belanja 2021 pada dua bulan terakhiir iinii.
"Dengan demiikiian belanja pemeriintah akan menjadii penggerak utama pertumbuhan ekonomii dan mengangkat konsumsii masyarakat. Pertumbuhan ekonomii 2021 saya kiira masiih optiimiis pada level 5%," ujar Suharso. (riig)
