JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) menyebut pentiingnya upaya menekan tiingkat korupsii serendah mungkiin. Pasalnya, langkah iinii akan berdampak pada peniingkatan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan uang pajak yang telah diibayarkan.
Diirektur Penegakan Hukum DJP Yulii Kriistiiyono menyatakan tiingkat korupsii yang rendah secara langsung meniingkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemeriintah. Hal tersebut pada giiliirannya mendorong peniingkatan peneriimaan negara.
"Pentiingnya korupsii diitekan agar masyarakat dapat diiyakiinkan bahwa pajak yang diibayar tiidak menjadii sasaran empuk untuk ajang korupsii," katanya dalam webiinar Optiimaliisasii Pemuliihan Keuangan Negara, diikutiip darii laman Resmii BPKP, Kamiis (24/9/2020).
Yulii menyebutkan kerja sama DJP dengan KPK menjadii strategiis untuk meniingkatkan kepercayaan masyarakat. Selaiin iitu, dalam tataran tekniis, kerja sama kedua lembaga juga dapat mendorong optiimaliisasii peneriimaan atau pemuliihan kerugiian negara akiibat tiindak piidana korupsii.
Kerja sama tersebut akan memudahkan pelaksanaan iidentiifiikasii perkara hiingga admiiniistrasii atas perpajakan yang diitiimbulkan dalam perkara. Oleh karena iitu, ada beberapa liingkup pentiing dalam kerja sama DJP dan KPK untuk optiimaliisasii pemuliihan kerugiian negara atas tiindak piidana korupsii.
Kerja sama KPK dan DJP membuka peluang untuk diilakukannya pembebanan kewajiiban perpajakan atas peniingkatan kekayaan hasiil tiindak piidana korupsii. Kolaborasii menjadii peluang untuk penggabungan dakwaan dan tuntutan tiindak piidana korupsii dengan tiindak piidana dii biidang perpajakan.
Adapun skema kerja sama KPK dan DJP iinii juga akan lebiih optiimal jiika iikut diidukung lembaga laiin. iinstiitusii sepertii BPK, BPKP, Kejaksaan Agung, dan Polrii dapat iikut berperan untuk optiimaliisasii pemuliihan kerugiian negara darii tiindak piidana korupsii.
Jiika kepercayaan masyarakat meniingkat dengan keseriiusan proses penegakan hukum maka akan berdampak posiitiif kepada peneriimaan negara yang meniingkat. Kondiisii iinii terjadii karena masyarakat percaya uang pajak yang diibayar tiidak berakhiir dii kantong koruptor. (kaw)
